6 Agustus 2021

Ikan Pemakan Algae

Ikan CAE (Chinese Algae Eater)

Chinese Algae Eater berasal dari Asia dan memiliki tubuh yang ramping serta berwarna keemasan hingga coklat. Garis yang lebih gelap membentang secara horizontal dari belakang kepala hingga pangkal ekor, bisa berupa garis lurus dengan warna gelap atau hanya berupa bintik-bintik.
Biasanya disimpan di akuarium untuk tujuan menjaga agar ganggang atau alga tetap terkendali. Minimal ukuran akuarium disarankan yang mampu menampung air sekitar  110liter atau akuarium ukuran 80*40*40. Tambahkan juga tanaman, batu, dan kayu apung atau tenggelam selain untuk tempat sembunyi ikan juga untuk hiasan akuarium. Meskipun chinese algae eater termasuk ikan yang kuat dalam menghadapi kondisi air yang berbeda namun tetap di sarankan untuk menjaga kondisi dan kualitas air tetap stabil untuk menghindari ikan stres.
Dalam tangki komunitas yang lebih kecil, Chinese Algae Eater termasuk ikan teritorial yang akan mempertahankan wilayahnya dari spesies lain. Spesies pemakan alga ini bisa menjadi agresif ketika mereka tumbuh dewasa. Sumber makanan utama adalah alga pada tanaman, batu, kaca, dan kayu apung.

Ikan Selimang Batu Atau SAE (Siamese Algae Eater)

Spesies ikan tropis ini secara alami ditemukan di daratan Asia Tenggara di tempat-tempat seperti Thailand, dan merupakan penghuni dasar. Mereka dapat ditemukan di Semenanjung Malaya dan di cekungan Mekong dan Chao Phraya.
Secara bentuk ukuran dan perawatan ikan selimang sama dengan ikan CAE, yang membedakan adalah di warna dan corak ikan. Ikan selimang memiliki garis hitam pekat di tengah dengan warna tubuh bagian bawah garis hitam berwarna emas ke putih cerah sedangkan warna tubuh di atas garis emas gelap. 

Ikan Synodontis

The Synodontis Eupterus Catfish  Atau biasa di sebut dengan dontis di Indonesia merupakan ikan yang berasal dari danau di afrika. Ikan yang aktif memakan algae ini biasa berenang di area bawah bagian akuarium.
Ikan synodontis memiliki waarna tubuh coklat gelap dengan bintik-bintik warna hitam di tubuhnya dengan sirip punggung pancan, lebar dan runcing dibagian punggung atas dan sisi kiri kanan ikan.
lebih lanjut tentang ikan pemakan algae synodontis bisa baca artikelnya di sini

Ikan Pleco

Mungkin banyak yang kurang paham nama pleco, ikan pemakan algae yang satu ini lebih di kenal dengan nama sapu-sapu di Indonesia. Menurut artikel wikipedia asal ikan pleco dari Amerika Selatan. Namun di Indonesia juga banyak di temui ikan ini. Hampir di seluruh perairan di Indonesia ikan sapu-sapu atau pleco ini ada.
Ikan pleco atau sapu-sapu yang satu ini masih dalam keluarga catfish, selain gemar memakan alga mereka juga makan tanaman kecil bahkan ikan kecil. Jika tidak ada algae yang bisa dimakan mereka akan menempel pada ikan lainnya untuk menghisap lendir yang ada di tubuh ikan, terutama jenis ikan emas. 
Ikan dengan ciri fisik panjang, bagian kepala belakang lebih besar daripada bagian tubuh lainnya. Mulut ikan berada di bawah dengan bentuk bulat pipih selain untuk makan juga berfungsi untuk menempel pada dinding akuarium atau media lainnya.

Ikan Redfin

Selanjutnya ada ikan pemakan algae yang berasal dari Sungai Mekong. Sungai yang melintasi negara Thailand, Laos, Kamboja, Vietnam dan Myanmar. Ikan Redfin, sesuai namanya ikan ini memiliki sirip berwarna merah dengan tubuh berwarna hitam, ada juga jenis redfin albino.
Ciri-ciri yang melekat pada ikan pemakan algae adalah bentuk mulutnya dan posisinya yang hampir semua ikan pemakan algae memiliki mulut di bagian bawah. Detail ikan redfin bisa di baca artikelnya di sini

Ikan Corydoras

Mengutip wikipedia Nama Corydoras berasal dari bahasa Yunani kory (helm) dan doras (kulit). Corydoras sejauh ini merupakan genus ikan Neotropis terbesar dengan lebih dari 160 spesies. Ikan yang berasal dari Amerika Selatan ini menjadi salah satu ikan favorit bagi kalangan pencinta ikan hias melihat dari distribusi ikan ini sudah tersebar hampir di seluruh dunia. 
Sebenarnya ikan ini lebih ke ikan pemakan daging bukan algae, Ikan yang suka berenang di akuarium bagian bawah ini senang memakan bangkai ikan, cacing dan apa saja yang berada di dasar akuarium termasuk algae. Itu sebabnya penulis masukkan ke dalam artikel ini.

Ikan Botia

Satu lagi ikan pemakan algae yang berasal dari perairan Indonesia tepatnya dari pulau Kalimantan dan Sumatra. Ikan Botia memiliki nama ilmiah Chromobotia Macracanthus. Mereka juga sudah mendunia dan populer di kalangan pencinta ikan hias.
Meskipun Ikan Botia sebenarnya termasuk ikan karnivora sama seperti ikan corydoras, akan tetapi algae maupun daun lunak juga akan di makan mereka. Pada umumnya botia memakan serangga, cacing dan invertebrata lainnya.
Perpaduan warna kuning dengan garis hitam sebagai ciri khas ikan botia. Sedangkan warna sirip kuning kemerahan dan sedikit warna hitam. Mereka suka berenang di perairan bawah sambil mencari makanan.
Jangan Lupa Berbagi Artikel
Previous Post
Next Post

0 comments: