18 Agustus 2021

Mengenal dan Merawat Ikan Botia

Deskripsi dan Distribusi

Satu lagi ikan asli perairan Indonesia tepatnya berasal dari Kepulauan Kalimantan dan Sumatera. Ikan yang memiliki perpaduan warna oranye merah dengan perpaduan garis hitam di tubuhnya. Chromobotia macracanthus atau biasa di sebut dengan botia. Jika di daerah Sentarum, kalimantan Barat ikan botia biasa di sebut ulanguli.

Ikan asli perairan Indonesia ini sudah lama menjadi komoditas ekspor. Nama Chromobotia sendiri berasal dari bahasa Yunani. kata khroma memiliki arti 'warna' dan nama generik Botia mengacu pada pola warna cerah spesies ini. 

Ikan Botia dewasa memiliki ukuran panjang hingga 40cm namun sangat jarang di temukan ikan botia dengan panjang hingga 40cm, rata-rata ikan botia dewasa memiliki panjang tubuh 20 hingga 30cm. Untuk mencapai ukuran maksimal akan memakan waktu lama karena botia dewasa yang sudah mencapai ukuran 15-20cm pertumbuhan ikan akan melambat.

Kesulitan Merawat Ikan

Untuk merawat Ikan Chromobotia macracanthus yang masih anak-anak mungkin tidak memerlukan ukuran akuarium yang besar, ukuran akuarium 80*40*40 sudah cukup untuk merawat mereka secara berkelompok. Yap botia sebaiknya di pelihara secara berkelompok dengan minimal jumlah ikan adalah 5 ekor, ini akan membuat mereka nyaman hidup di akuarium. Jika kurang dari itu akan ada sosok botia penguasa yang menyebabkan botia lainnya menjadi "minder" dan akhirnya sering sembunyi, jika hanya memelihara 1 ekor justru botia akan mudah stres dan akhirnya serign sembunyi.

Untuk merawat botia dewasa tentunya memerlukan akuarium lebih besar lagi akuarium dengan ukuran panjang 150 lebar 50 tinggi 60 dirasa sudah cukup. Gunakan pompa air dengan sirkulasi per jam minimal 4 kali volume air untuk meningkatkan kualitas air dan menjaga air tetap bersih dari partikel kotoran.

Botia bukan ikan yang manja dan tidak perlu perawatan khusus dan bagi pemula yang ingin merawat ikan botia tidak memerlukan teknik khusus yang harus di pelajari untuk merawat mereka, cukup baca artikel ini sampai akhir sobat sudah siap memelihara mereka.

Kondisi air 100% baru dalam akuarium sebaiknya di hindari. Kondisi ini akan membuat ikan botia kesulitan beradaptasi dan akan membuat ikan mati. Sebelum memasukkan ikan botia ke dalam akuarium pastikan air di akuarium setidaknya sudah 3 hari di dalam akuarium dengan kondisi pompa air sudah jalan. 

Makanan Ikan Botia

Ikan Botia termasuk ikan karnivora yang di alam liar makanan alami mereka berupa serangga, moluska air, cacing dan invertebrata (hewan yang tidak memiliki tulang punggung). Meskipun termasuk karnivora akan tetapi beberapa tanaman yang memiliki daun lunak juga akan di makan sama botia.
Moluska merupakan hewan triploblastik selomata yang bertubuh lunak. Ke dalamnya termasuk semua hewan lunak dengan maupun tanpa cangkang, seperti berbagai jenis siput, kiton, kerang-kerangan, serta cumi-cumi dan kerabatnya. Moluska merupakan filum terbesar kedua dalam kerajaan binatang setelah filum Arthropoda
Ketika di pelihara di dalam akuarium, ikan Botia tidak termasuk ikan yang susah dalam hal makanan. Yang perlu di perhatikan variasi makanan agar ikan tidak bosan. Kualitas pakan yang bagus juga baik untuk pertumbuhan dan perkembangan ikan botia. Makanan ikan kering seperti udang, tubifex (cacing kering), artemia bisa di jadikan makanan sehari-hari bagi mereka. Pelet ikan dengan kadar protein tinggi juga bagus. Pakan berupa buah atau sayuran seperti bayam, mentimun, melon juga akan di makan makan, namun jika di berikan setiap hari botia enggan memakannya karena sifat alami botia. 

Karena ikan Botia merupakan ikan yang biasa hidup di dasar sungai atau akuarium maka jika di berikan pakan palet ikan sebaiknya pilih jenis pakan palet tenggelam, meskipun ketika sudah terbiasa di rawat akuarium ikan ini akan naik ketika ada makanan di atas dan itu sudah waktunya mereka makan.

Perawatan Akuarium

Ikan botia tidak memerlukan arus besar di dalam akuarium yang harus di pastikan kondisi air memiliki oksigen yang baik. Bisa sobat tambahkan aerator atau pompa udara untuk meningkatkan kadar oksigen. Aerator ini berbeda dengan pompa air bisa sobat baca artikelnya di sini tentang perbedaan aerator dan pompa air.

Limbah organik dan kotoran ikan tidak di toleransi oleh botia maka perlu di perhatikan sirkulasi air supaya kotoran-kotoran di dalam akuarium dapat segera berpindah ke dalam filter akuarium. Air yang bersih membantu mereka tumbuh dan berkembang dengan baik.

Seperti yang di jelaskan di atas jika botia tidak bertahan dengan baik di kondisi air 100% baru maka untuk perawatan mingguan ganti air sebanyak 30%-50% dari volume akuarium. Untuk menghemat air, sobat bisa menggunakan air di dalam akuarium untuk membersihkan media filter, jadi air di dalam akuarium berkurang dan kemudian tambahkan air yang baru.

Mereka akan hidup dengan nyaman di akuarium dengan suhu air antara 24 – 30 °C. Jika memasuki musim dingin bisa gunakan heater akuarium untuk mengatur suhu air. Sedangkan pH air normal untuk merawat botia di angka 5.0 – 7.0 dengan tingkat kekerasan 18 – 215 ppm

Pengaturan Akuarium

Tidak ada pengaturan khusus di dalam akuarium untuk perawatan ikan botia. Jika ingin menambahkan aksesoris lebih ke selera pribadi sobat. Jika ingin terlihat alami bisa gunakan pasir halus atau kerikil untuk substrat akuarium, bisa juga menambahkan batu besar dan halus atau batang kayu.

Intensitas cahaya jangan terlalu terang. Pencahayaan yang redup akan membuat botia nyaman. Untuk tanaman air yang cocok seperti pakis jawa, java moss atau anubias bisa sobat tambahkan jika di inginkan. 

Sediakan juga tempat untuk botia berlindung berupa gua-gua atau celah, tapi pastikan jangan terlalu sempit yang bisa membuat mereka terperangkap. Jika aksesoris yang di inginkan memiliki celah-celah kecil dapat di tutup dulu dengan lem kaca. 

Hindari aksesori dari batu atau kayu dengan ujung tajam yang bisa melukai botia atau ikan lainnya. Meskipun botia merupakan perenang bawah ada kalanya karena rasa penasaran, mereka akan melompat keluar akuarium, jadi sediakan penutup bagian atas untuk menghindari mereka keluar dari akuarium.

Perilaku Sosial dan Teman Ikan

Ikan Botia sebenarnya memiliki karakter yang damai dan bersahabat namun jangan mencampur ikan Botia dengan ikan yang memiliki ukuran tubuh lebih kecil atau sangat kecil, apalagi jika usia botia sudah dewasa. Jika memelihara Ikan Botia di akuarium dengan ukuran besar masih bisa di campur dengan ikan-ikan kecil akan tetapi jika sebaliknya ikan-ikan kecil seperti neon tetra, zebra danio sebisa mungkin di hindari.

Ikan lainnya yang harus di hindari untuk di campur dengan ikan Botia adalah ikan kecil yang memiliki ekor panjang, seperti ikan guppy dan ikan cupang ekor panjang. ekor yang panjang dan indah ini biasanya akan di gigit oleh ikan Botia.

Tankmates atau campuran ikan yang lebih cocok untuk menemani ikan Botia di antaranya cyprinidae atau yang lebih di kenal dengan ikan mas jika ukuran tangki tidak terlalu besar, sedangkan jika di pelihara di tangki ukuran besar jenis ikan dari keluarga Barilius,  Luciosoma,  Balantiocheilos atau Balashark dan  Barbonymus atau ikan kaviat dapat menjadi menjadi pilihan untuk ikan penghuni daerah tengah dan atas akuarium.

Sedangkan jika ingin mencampur dengan ikan yang menghuni daerah bawah lainnya harap di perhatikan dan di perlukan penelitian menyeluruh sebelum di jadikan teman ikan Botia. Observasi ikan penguasa bawah ini untuk menghindari masalah di kemudian hari karena ikan jenis yang sama ketika di campur ada yang damai dan ada yang saling memangsa. Untuk mencoba ikan yang bisa di campur dengan botia, ikan dari anggota Epalzeorhynchos seperti redfin bisa di jadikan pilihan. Jenis ikan algae eater, Garra rufa dan beberapa jenis cat fish atau jenis lele juga bisa di coba.

Ikan Botia lebih suka hidup berkelompok dengan jumlah minimal ikan setidaknya 5 atau 6 ekor botia, lebih baik lagi jika memeliharanya 10 atau lebih. Botia tidak cocok untuk di pelihara sendiri karena akan menyebabkan mereka menyendiri atau bahkan lebih agresif jika mendapati ikan lain dengan bentuk serupa botia. Sifat dominan akan menjadi masalah tersendiri jika memelihara botia hanya 2 atau 3 ekor saja yang menyebabkan ikan yang kurang dominan stres menyendiri tidak nafsu makan dan akhirnya mati.

Referensi Artikel :

https://id.wikipedia.org/wiki/Chromobotia_macracanthus
https://www.seriouslyfish.com/species/chromobotia-macracanthus/
https://adoc.pub/variasi-pola-warna-ikan-botia-chromobotia-macracanthus-bleek.html

Jangan Lupa Berbagi Artikel
Previous Post
Next Post

0 comments: