30 Mei 2018

Kenapa Ikan Yang Pelihara di kolam mudah mati?

Ikan hias seperti koi atau koki memiliki daya tarik tersendiri karena corak warna dan bentuk tubuhnya, apalagi kalau di masukkan ke kolam sebagai penghias taman di pekarangan rumah pasti akan menambah suasana alami yang menyejukkan, kadang ekpektasi melihat ikan yang bagus berenang di kolam tidak sesuai realita, ikan yang baru di masukkan ke dalam kolam tiba-tiba ke esokan harinya udah mati satu-persatu. Wah sayang sekali ya kolam yang sudah di buat sebagus mungkin kemudian ketika di isi ikan, ikan di dalam kolam tidak bisa bertahan lama. Sobat pencinta ikan hias pernah mengalami ikan-ikan yang di pelihara di kolam mudah mati seperti kejadian di atas? Atau mungkin kolamnya terlihat keruh dan warna airnya juga hijau lumut sehingga membuat ikan tidak kelihatan? Berikut penulis rangkum beberapa hal yang bisa menjadi salah satu solusi agar ikan yg berada di kolam tetap sehat dan air dalam kolam terlihat jernih.
1. Serabut kelapa untuk kolam baru.

Eh kok serabut kelapa sih? Hehehe yap bagi sobat pencinta ikan hias yang baru selesai membuat kolam ikan, jangan buru-buru di isi ikan kolamnya. Coba deh senyawa yang membuat kolam tidak ramah terhadap ikan di netralisir dulu menggunakan serabut kelapa. Caranya cukup mudah tinggal isi kolam ikan dengan air kemudian masukkan serabut kelapanya, diamkan kurang lebih seminggu atau sampai air kolam berwana coklat. Semakin banyak serabut kelapa semakin bagus. Setelah sekitar 7 hari kolam di isi dengan air plus serabut kelapa kemudian kuras airnya ganti dengan air yang baru, kalau air untuk isi kolam langsung di ambil dari sumur ada baiknya di tunggu sekitar sehari semalam baru ikan di masukkan ke dalam kolam.

2. Dinding kolam jangan terlalu sering di sikat.

Ini maksudnya apaan sieh? Dinding kolam kenapa tidak boleh di sikat? Hahaha sobat pencinta ikan hias pernah mengalami kenapa warna air kolam hijau? Tahu khan jawabannya? Ini yang nulis artikel bukannya ngasih solusi justru bikin tambah pusing yang baca. Hehehehe oke oke maaf ya sudah bikin pusing. Biasanya kolam ikan yang di buat itu berada di tempat terbuka dan terpapar langsung sinar matahari, right? Nah cahaya matahari yang langsung bisa membuat warna air kolam jadi hijau terus si empunya kolam biasanya langsung menguras dan menyikat dinding kolam, maksudnya sieh biar nanti pas di isi air lagi kolamnya jernih. Dan penulis pastikan jernih tapi bertahan cuma 2/3 hari saja habis itu hijau dan keruh lagi. Kemudian solusinya bagaimana donk? Ok mulai sekarang jangan biasakan menyikat dinding atau dasar kolam ketika menguras kolam supaya lumut-lumut yang membuat warna air hijau nantinya tumbuh subur dengan menempel di dinding dan dasar kolam. Butuh waktu lama memang sekitar 2-3 bulan, tapi setelah lumut tumbuh subur di dinding kolam maka dengan sendirinya warna air kolam jernih. Untuk solusi jangka pendek sobat pencinta ikan hias bisa menggunakan obat anti lumut yang bisa di beli di toko-toko ikan hias tentunya bukan di toko bangunan. Hehehe

3. Gunakan mesin pompa air dan filter yang sesuai dengan ukuran kolam.

Kalo ini penting juga untuk sirkulasi air dalam kolam. Bisa di bayangin khan kolamnya gede mesinnya kecil maka bisa di pastikan kotoran ikan akan membuat kondisi air keruh karena tidak terserap sempurna ke filter kotorannya. Sekedar tips jika sobat pencinta ikan hias belum bikin kolam ikan dan akan membuat kolam ikan, bentuklah dasar kolam agak kerucut ke bawah dengan lubang saluran filter berada di tengah atau lubang saluran filter di posisikan di dasar kolam paling rendah sehingga endapan kotoran dapat terserap sempurna. Semoga pembaca setia bisa memahami kalimat penulis ini. 

4. Segera kuras air dalam kolam.

Iya sesegera mungkin kuras air kolam setelah kehujanan, karena air hujan tidak bagus buat ikan. Ikan akan mudah terkena jamur setelah terkena air hujan, maka ada baiknya kuras air kolam dengan menyisakan sekitar 10-20% air kemudian taburi garam crystal dan tambahkan air yang baru, untuk perawatan bisa juga tambahkan obat ikan yang mengandung methaline blue. Pada saat menguras kolam usahakan ikan tetap tenang jadi tidak stress.


5. Campur ikan yang sejenis.

Biasanya sobat pencinta ikan hias yang baru dalam dunia ikan hias suka sekali koleksi berbagai jenis ikan hias dalam satu kolam atau aquarium, tidak masalah sih jika yang di campur masih sejenis atau setidaknya bukan ikan predator dan ikan yg jinak. Kebayang khan ikan yang satu agresif dan yang satunya lagi tenang, besar kemungkinan yang tenang d libas sama yang agresif.

6. Sesuaikan pakan dengan jumlah ikan.

Ketika sobat pencinta ikan hias lagi nyantai duduk memandangi kolam ikan kemudian ikan-ikan pada mendekat, kemudian dalam benak sobat berfikir bahwa "ikan ini minta makan" pernah ngalami hal seperti itu? Bolehlah kasih makan ikan tapi jangan banyak-banyak dan jangan terlalu sering juga. Kasih makan ikan sebaiknya sehari 2 kali saja cukup. Usahakan juga pakan ikan yang di sebar habis dalam waktu kurang dari 10 menit, kalaupun masih ada usahakan segera ambil sisa pakan yg masih ada dalam kolam, karena sisa pakan yang ada di dalam kolam bisa menjadi racun bagi ikan peliharaan sobat. Terlalu sering ikan di kasih makan juga bisa menjadi ikan tidak sehat dan bahkan ikan bisa mati kekenyangan.

7. Beri penghangat atau heater.

Ikan juga butuh kehangatan.  Yap tidak cuma sobat pencinta ikan hias saja yang suatu saat di malam yang dingin membutuhkan selimut, ikan juga butuh kehangatan. Pernah mengalami tiba-tiba di pagi hari sobat lihat ikan di kolam pada mati, nah itu bisa jadi salah satu penyebabnya karena suhu air kolam terlalu dingin jadi ikan-ikan yang ada di kolam tidak kuat dengan dinginnya suhu air. Besar kecilnya heater menyesuaikan juga dengan ukuran kolamnya.

Semoga artikel di atas bermanfaat bagi sobat pencinta ikan hias dan bisa menambah referensi, jika sobat ada pengalaman lebih bisa donk bagi ilmunya di kolom komentar sehingga bisa membantu sobat yang lainnya dalam perawatan ikan hias di dalam kolam. Jangan lupa bagikan artikel ini supaya membawa manfaat bagi yang lainnya. Terimakasih sudah mengunjungi blog kami.
Jangan Lupa Berbagi Artikel
Previous Post
Next Post

0 comments: