5 November 2018

Budidaya Ikan Serpae Tetra

Budidaya Ikan Serpae Tetra, LovedFish.com Ikan serpae atau serve tetra merupakan ikan dari golongan tetra yang memiliki ciri fisik warna merah kecoklatan di tubuhnya dan warna sedikit hitam di bagian perut, sirip atas dan sirip bawah bagian belakang.
Dikarenakan masih sedikit pembudidaya ikan ini maka prospek pasar ikan yang berasal dari kolumbia ini masih cukup menarik dan menguntungkan pastinya. Untuk harga Serpae tetra sendiri di pasaran berkisar di Rp. 2.000 – Rp. 4.000 per ekornya.



Persiapan Calon Induk
Untuk menghasilkan burayak atau anakan ikan Serpae tetra yang bagus tentunya di perlukan pemilihan induk yang tepat dan berkualitas. Berikut tips yang perlu sobat perhatikan dalam pemilihan calon indukan Serpae tetra yang sudah siap untuk di pijahkan.

Ø  Pemilihan calon induk.
Syarat utama pastilah ikan yang sehat, bergerak secara normal dan umur ikan sudah di atas 6 bulan. Ukuran tubuh yang sudah mencapai panjang sekitar 3 cm sudah terlihat jelas perbedaan jenis kelaminnya.

JENIS KELAMIN
SIRIP PUNGGUNG
LINGKARAN HITAM DI PERUT
PERUT
Ikan Jantan
Lebih panjang dan agak runcing
Jelas terlihat
Tidak buncit
Ikan Betina
Lebih pendek dan agak bulat
Tidak terlalu jelas
Lebih buncit

Ø  Perbandingan induk jantan
Ikan Serpae Tetra termasuk golongan ikan yang pijahkan secara massal, bukan secara berpasangan. Dalam aquarium pemijahan satukan indukan ikan dengan perbandingan seimbang antara jantan dan betina.

Ø  Perawatan calon induk
Calon induk yang sudah dipilih lalu dipelihara di dalam akuarium hingga siap untuk di pijahkan. Bila di dalam jumlah banyak, calon induk juga bisa dipelihara di kolam. Calon induk ini diberi pakan berupa cancing sutera dua kali sehari.

Ø  Peneluran
Serpae akan memijah pada malam hari dan telur-telurnya akan menempel pada sarang buatan. Pada saat pemijahan pertama kali perlu dibantu secara manual, yaitu dengan mengurut perlahan-lahan bagian perut hingga keluar telur sekitar 3-4 butir. Red phantom akan bertelur setiap hari secara bergantian. Telur yang dihasilkan diambil kemudian dipindahkan ke akuarium penetasan.



Ø  Penetasan
Telur dipindahkan ke akuarium penetasan dengan panjang 100 cm, lebar 50 cm, dan tinggi 20 cm. pemindahan telur dilakukan dengan bantuan pipet yang pipa kacanya telah diganti dengan selang plastik. Telur yang akan menetas akan berwarna coklat muda, sedangkan yang tidak menetasa berwarna putih. Apabila terdapat telur yang tidak menetas, akuarium ditambahkan metil biru dan tetrasiklin agar telur yang tidak menetas ini tidak menjadi musuh, baik bagi burayak maupun artemia.

Pembesaran
Pada tahap pembesaran ikan Serpae tetra meliputi beberapa kegiatan yang perlu di perhatikan yaitu :

·           Pemberian pakan.
Pemberian pakan sangat berpengaruh pada pertumbuhan burayak. Berikan pakan cacing sutera 2 kali sehari pagi dan petang sekitar pukul 07.00 dan 15.00 sore. Jumlah pakan yang diberikan yaitu antara 3-4 g untuk satu akuarium yang berisi sekitar 500 ekor burayak untuk sekali pemberian pakan. Selain itu burayak juga bisa diberi pakan kutu air.

·           Seleksi anak
Seleksi anak mulai dilakukan pada saat ikan berumur sekitar 1 bulan (panjang tubuh mendekati 1 cm). Seleksi ini dilakukan berdasarkan besar kecilnya ukuran tubuh ikan. Ikan yang sudah memiliki ukuran yang seragam dipisahkan ke akuarium yang lain.

·           Perawatan
Rutin lakukan penggantian air antara 3-5 hari sekali dengan menyisakan air yang lama sekitar 30-40%. Air yang baru jangan di ambil langsung dari sumur atau PDAM 
Setiap 3 hari sekali air akuarium diganti. Pada saat pengantian air ini sekaligus juga dilakukan pembersihan dasar akuarium, dengan menggunakan pipa penyedot. Setelah itu akuarium ditambahkan air lagi yang telah diendapkan semalam. Setiap hari kondisi ikan juga harus dipantau, jika terdapat ikan yang mempunyai kebiasaan menyimpang atau ada ganguan kesehatan, segeralah dipisahkan.

Semoga artikel di atas dapat membantu sobat pencinta ikan hias yang ingin memelihara dan memijahkan ikan Serpae tetra. Salah satu referensi artikel di atas penulis dapat dari komunitaspenyuluhperikanan.blogspot.com

Jangan Lupa Berbagi Artikel
Previous Post
Next Post

0 comments: