3 Februari 2024

RedFin

Ikan Rekayasa Genetik

Rekayasa genetik sudah menjadi hal lazim. Pernah nonton film spiderman atau ant man khan? Atau film hulk? Nah film-film tersebut merupakan hasil karya rekayasa genetik laba-laba, semut atau manusia. Itu hanya terjadi di film.

Lantas di dunia nyata ada ndak sieh? Ada pastinya buktinya hal-hal yang berhubungan dengan ikan yang akan kita bahas berikut ini. Sebelumnya, rekayasa genetik juga di gunakan dalam dunia medis untuk pengobatan, dalam dunia pertanian untuk meningkatkan hasil panen.

Rekayasa genetika adalah proses manipulasi genetik pada organisme untuk mengubah atau memanipulasi sifat-sifat pewarisan. Ini melibatkan pengambilan atau penyisipan materi genetik dari satu organisme ke organisme lain untuk menghasilkan perubahan yang diinginkan dalam organisme target.

Kembali ke dunia ikan hias kali ini akan kita bahas ikan glofish. Ikan ini merupakan ikan hias yang dapat memancarkan cahaya dalam kegelapan. Penelitian ini di prakarsai oleh Dr. Zhiyuan Gong dari National University of Singapore (NUS) pada 1999.

Awal mula jenis ikan yang di rekayasa adalah zebra danio, ikan kecil asal India dan Bangladesh ini pada dasarnya hanya memiliki warna biru tua dengan garis-garis berwarna emas, kemudian dengan gen yang meng-kode protein fluoresen hijau (GFP), yagn di ekstrasi dari ubur-ubur dapat menghasilkan warna hijau cerah.

Dalam perkembangan selanjutnya, ikan zebra danio berkembang menjadi warna warni seperti warna merah karena adanya penambahan gen dari karang laut, dan ikan zebra berpendar oranye-kuning dengan menambahkan varian gen ubur-ubur.

ikan-ikan hasil rekayasa genetik ini di paten-kan dengan nama GloFish yang di pegang oleh Yorktown untuk memasarkan ikan zebra ke seluruh dunia. Ikan yang sekarang menjadi primadona di Indonesia, karena daya tarik warna warni ikannya.

Selain ikan zebra danio jenis ikan lain yang di kembangkan adalah ikan black tetra atau tetra hitam. Tepatnya di tahun 2012 muncul varian baru dengan warna hijau dan di ikuti dengan tiger barb atau ikan sumatra warna hijau.

Sampai dengan saat ini (Februari 2024) beberapa ikan yang berhasil di lakukan rekayasa genetik dan di jual belikan di pasaran ada beberapa jenis ikan Tiger Barb, Black Tetra, Cory, Danios, Sharks, Pristella, Betta, Angelfish. Dari beberapa ikan yang di kembangkan tidak memiliki warna warni yang sama.


27 Agustus 2017

RedFin

Mengenal dan Merawat Ikan Redfin


Sobat pencinta ikan hias kali ini kami akan membahas Ikan Redfin ikan asal asia tenggara yang tepatnya di temukan di sungai mekong, sungai yang menjadi perbatasan negara di asia tenggara yaitu thailand, laos dan myanmar.


Masih tergolong dalam keluarga Cyprinidae ikan ini sangat aktif bergerak dan memiliki bentuk seperti ikan hiu yang bulat memanajang. Ikan redfin memiliki warna sirip merah/oranye sesuai namanya redfin atau sirip merah. Ikan Redfin ada yang memiliki warna tubuh hitam gelap dan ada pula jenis albino yang memiliki warna kulit kekuningan. 

Panjang ikan Redfin dapat mencapai 13 bahkan 15cm di habitat aslinya, sedangkan ketika di pelihara di aquarium ukuran ikan ini dapat sekitar 10cm. Suhu ideal untuk ikan ini antara 26-28 derajat celcius dengan pH air antara 6-7,5 dan mampu bertahan hidup hingga usia 6 tahun. 

Redfin di alam liar tinggal di dasar sungai yang berpasir dan suka bermain diantara batang kayu ataupun dedaunan jadi ikan ini sangat cocok untuk di tempatkan di aquarium yang ada tumbuhannya atau lebih di kenal dengan istilah aquascape. Walaupun ikan ini termasuk ikan pendamai dengan ikan lain dan tidak menyerang ikan lainnya, namun ikan ini kadang akan menyerang ikan lainnya demi mempertahankan wilayahnya.

Dalam segi makanan, sifat ikan redfin adalah herbivora yang memakan alga, redfin juga ikan omnivora yang juga memakan krustasea, zooplankton, perifiton, cacing dan juga serangga di alam liarnya. ketika Redfin di pelihara di dalam aquarium ikan ini akan memakan alga atau lumut di kaca jadi aquarium kita akan selalu bersih. Karena karakter ikan yang lebih suka makan alga atau lumut sangat di sarankan untuk tidak mencampur ikan dengan karakter yang sama dalam satu aquarium seperti sapu-sapu sebenarnya semakin banyak ikan yang makan alga akan membuat ekosistem di aquarium bersih akan tetapi jika kebanyakan dan ikan kehabisan alga biasanya ikan-ikan lain yang mempunyai karakter tidak agresif akan menjadi korbannya karena pasti akan memakan lendir yang ada di tubuh ikan. 

Semoga informasi yang kami sajikan bermanfaat bagi sobat pencinta ikan hias agar lebih mengenal ikan hias dari sungai mekong ini, JIka memiliki info tentang redfin bisa tambahkan di kolom komentar ya, jangan lupa berbagi info kepada teman-teman sesama pencinta ikan hias ya. Terima kasih.,