3 Februari 2024

Ikan Sumatra

Ikan Rekayasa Genetik

Rekayasa genetik sudah menjadi hal lazim. Pernah nonton film spiderman atau ant man khan? Atau film hulk? Nah film-film tersebut merupakan hasil karya rekayasa genetik laba-laba, semut atau manusia. Itu hanya terjadi di film.

Lantas di dunia nyata ada ndak sieh? Ada pastinya buktinya hal-hal yang berhubungan dengan ikan yang akan kita bahas berikut ini. Sebelumnya, rekayasa genetik juga di gunakan dalam dunia medis untuk pengobatan, dalam dunia pertanian untuk meningkatkan hasil panen.

Rekayasa genetika adalah proses manipulasi genetik pada organisme untuk mengubah atau memanipulasi sifat-sifat pewarisan. Ini melibatkan pengambilan atau penyisipan materi genetik dari satu organisme ke organisme lain untuk menghasilkan perubahan yang diinginkan dalam organisme target.

Kembali ke dunia ikan hias kali ini akan kita bahas ikan glofish. Ikan ini merupakan ikan hias yang dapat memancarkan cahaya dalam kegelapan. Penelitian ini di prakarsai oleh Dr. Zhiyuan Gong dari National University of Singapore (NUS) pada 1999.

Awal mula jenis ikan yang di rekayasa adalah zebra danio, ikan kecil asal India dan Bangladesh ini pada dasarnya hanya memiliki warna biru tua dengan garis-garis berwarna emas, kemudian dengan gen yang meng-kode protein fluoresen hijau (GFP), yagn di ekstrasi dari ubur-ubur dapat menghasilkan warna hijau cerah.

Dalam perkembangan selanjutnya, ikan zebra danio berkembang menjadi warna warni seperti warna merah karena adanya penambahan gen dari karang laut, dan ikan zebra berpendar oranye-kuning dengan menambahkan varian gen ubur-ubur.

ikan-ikan hasil rekayasa genetik ini di paten-kan dengan nama GloFish yang di pegang oleh Yorktown untuk memasarkan ikan zebra ke seluruh dunia. Ikan yang sekarang menjadi primadona di Indonesia, karena daya tarik warna warni ikannya.

Selain ikan zebra danio jenis ikan lain yang di kembangkan adalah ikan black tetra atau tetra hitam. Tepatnya di tahun 2012 muncul varian baru dengan warna hijau dan di ikuti dengan tiger barb atau ikan sumatra warna hijau.

Sampai dengan saat ini (Februari 2024) beberapa ikan yang berhasil di lakukan rekayasa genetik dan di jual belikan di pasaran ada beberapa jenis ikan Tiger Barb, Black Tetra, Cory, Danios, Sharks, Pristella, Betta, Angelfish. Dari beberapa ikan yang di kembangkan tidak memiliki warna warni yang sama.


18 Oktober 2023

Ikan Sumatra

Merawat dan Jenis Ikan Untuk Pemula

Dunia ikan hias di masa pandemi beberapa tahun lalu menjadi masa yang cukup indah bagi para penjual maupun petaninya. Akibat dari kerja di rumah dan pembatasan kegiatan akhirnya banyak masyarakat yang berdiam diri di rumah untuk menghilangkan jenuh mereka memelihara ikan hias. Namun karena kurangnya pengetahuan tentang jenis ikan hias dan cara merawat ikan hias banyak ikan yang baru beberapa hari di rawat akhirnya mati.

Sebelum membahas tentang jenis ikan hias untuk pemula dan mudah di rawat ada baiknya sobat lovedfish simak tips sederhana merawat ikan hias di akuarium. Jika sobat lovedfish ingin memelihara ikan di akuarium tentunya sudah memiliki akuariumnya, jangan cuma akuarium saja lengkapi dengan pompa air dan media filternya.

Akuarium set sederhana terdiri dari :

1. Akuarium.


Tidak perlu di jelaskan lagi untuk akuarium yak sobat lovedfish. Intinya tempat untuk menampung ikan yang akan sobat lovedfish pelihara. Model dan ukuran sesuaikan dengan anggaran dan jenis ikan yang akan sobat lovedfsih pelihara. Untuk pemula sobat bisa gunakan akuarium standar ukuran 50*30*35.

Tidak terlalu kecil atau besar juga dan harganya masih terjangkau, kurang dari Rp. 200.000 untuk tebal kaca 5mm.

2. Pompa Air.


Fungsi utama pompa air atau water pump untuk sirkulasi air, meningkatkan kadar oksigen dalam air dan untuk membersihkan akuarium dari kotoran. Untuk akuarium ukuran di atas sobat lovedfish dapat menggunakan pompa air seri 1200 atau dengan semburan air sekitar 800-1000 liter per jam.

Untuk harga pompa air ini sendiri ada beberapa merk yang harganya antara Rp. 20.000- Rp 40.000. Untuk merk bagus seperti Resun, Aquila, ADA harga di atas Rp 50.000.

3. Selang Filter / Pipa Filter.


Di gunakan untuk mengalirkan air dari pompa air ke box filter atau media filter. Saran saja neh buat sobat lovedfish lebih baik menggunakan pipa filter daripada selang filter spiral. Jika sobat menggunakan selang spiral lebih mudah cara memasangnya, akan tetapi dalam jangka waktu beberapa minggu selang akan di penuhi alga dan kotoran ikan yang menghambat air ke box filter.

Apakah jika menggunakan pipa masalah itu tidak terjadi? jawabnya pasti terjadi juga yang membedakan, Sobat akan lebih mudah membersihkan pipa dari alga dan kotoran yang menempel di pipa daripada di selang.

Selang spiral sendiri biasanya harga kurang dari Rp 5.000 untuk panjang ada yang 60cm dan 90cm. Sedangkan harga Pipa per meter sekitar Rp 3.000 - Rp 5.000, Untuk L pipa sendiri antara Rp 800 - Rp 2.000.

4. Box Filter / Tempat Filter.

Sebagai wadah media filter, ketika sobat lovedfish ingin membeli di toko ikan dan untuk akuarium ukuran di atas sobat bisa tanya ke pedagang ikan dengan nama "Box Filter Sedang". Untuk sobat lovedfish ketahui box filter ada 4 ukuran Kecil, Sedang, Besar dan Jumbo. Jika sobat lovedfish ingin membuat sendiri bisa menggunakan ember bekas cat ukuran 2,5kg.

Harga box filter sendiri biasanya kurang dari Rp 25.000 untuk ukuran sedang.

5. Kapas Filter.

Kapas filter ini terbuat dari bahan dacron, fungsinya untuk menyaring "Filter" kotoran ikan sehingga air yang kembali ke akuarium sudah bersih lagi. Ada kapas filter yang sekali pakai, biasanya ketika di cuci kapas ini akan hancur, ada pula yang masih bisa di gunakan beberapa kali, ketika di cuci kapas ini tidak mudah hancur.

Sobat lovedfish bisa membeli kapas filter ini dengan harga Rp 2.000 sampai Rp 5.000, Tergantung kualitas dan isi kapasnya.

Tambahan :

6. Pompa Udara atau Aerator Plus Selang Aerator dan Batu Pemecah Udara.

Pompa udara atau aerator ini berfungsi untuk meningkatkan kadar oksigen dalam air. Alat tambahan ini bisa menjadi wajib ada  ketika sobat lovedfish "overload" atau terlalu banyak memelihara ikan di akuarium sehingga membutuhkan tambahan oksigen supaya ikan dapat bertahan hidup dan tidak mati.

Harga masing masing dari pompa udara yang lubang 1 mulai Rp 15.000 - Rp 25.000, sedangkan selang aerator sekitar Rp 1.000 - Rp 2.000 dan batu pemecah gelombang atau batu aerator mulai Rp 2.000.

7. Batu Ziolit.

Fungsi utama batu ziolit adalah untuk menjernihkan air dan mengikat amonia, untuk lebih jelas tentang batu ziolit sobat lovedfish bisa baca artikelnya di sini. Batu ziolit ini juga tambahan saja jika sobat lovedfish yang masih awam atau pemula tidak ingin menggunakan batu ziolit juga tidak akan menimbulkan masalah besar bagi ikan yang sobat pelihara.

Batu ziolit ini ada yang di jual per kg ada juga yang sudah dalam kemasan. Untuk model akuarium di atas sobat dapat menggunakan ziolit dalam kemasan. Kisaran harganya sendiri untuk yang sudah dalam kemasan antara Rp 5.000 sampai Rp 10.000 sedangkan jika masih bongkahan yang di jual per KG harganya sendiri sama antara Rp 5.000 - Rp 10.000 per KG.

8. Karbon Aktif.

Karbon aktif atau bisa di sebut dengan kayu arang yang baik untuk ikan hias yang terbuat dari batok kelapa. Selain untuk menjernihkan air dan mengurangi bau amis karbon aktif juga berfungsi untuk menyerap zat organik yang tidak diinginkan, seperti phenol, detergen, cresol, serta bahan toksik yang tidak dapat diuraikan.

Harga karbon aktif kemasan biasanya di jual antara Rp 5.000 - Rp 10.000. Sedangkan jika sobat lovedfish membutuhkan banyak karbon aktif untuk tambahan filter biasanya untuk kolam yang besar maka sobat bisa membeli di toko-toko yang menjual arang batok kelapa.

Setelah sobat lovedfish mengetahui apa yang perlu di siapkan untuk merawat ikan di akurium, sekarang saatnya memilih ikan untuk di jadikan satu di dalam akuarium. Di sini penulis memilih ikan kecil yang bisa di jadikan dalam satu akuarium sehingga mereka tidak bertengkar 1 dengan lainnya.

Kelompok Satu.

Ikan pipih kecil dan berwarna warni penulis pilihkan untuk sobat lovedfish bisa pelihara dalam 1 akuarium dan mereka tidak saling mengganggu. Selain itu penulis pilih yang memiliki harga jual tidak terlalu mahal. ikan ikan ini biasanya di jual mulai Rp 1.500 - Rp 3.000 per ekornya. Pilihan ikan pipih yang bisa sobat beli untuk di jadikan akuarium adalah.

1. Ikan Glowfish Tetra.

2. Ikan Black Tetra.

3. Ikan Serve.

4. Ikan Barbier.

5. Ikan Glowlight Tetra.

6. Ikan Pristella.

7. Ikan Amandae.

8. Ikan Ambassis.

Kelompok Dua.

Kelompok kedua ini berisi ikan-ikan jenis Platy dan Molly. Ikan kecil berwarna warni yang biasanya di sukai anak-anak. Salah satu daya tarik dari ikan ini adalah mereka dapat dengan mudah menghasilkan anak tanpa perawatan khusus. Sama seperti sebelumnya harga ikan-ikan ini biasanya antara Rp 1.500 - Rp 3.000. Ada beberapa jenis yang mungkin bisa lebih. Untuk kelompok ikan yang ke dua ini diantaranya :

1. Ikan Black Molly.

2. Ikan Molly Ballon.

3. Ikan Golden Black.

4. Ikan Palty Kohaku.

5. Ikan Platy Micky.

6. Ikan Platy Sunset.

7. Ikan Platy RedBlack

8. Ikan Peso.

Kelompok Tiga.

Berikutnya penulis rangkum ikan dari keluarga cichlid. Ikan dari keluarga cichlid ini termasuk ikan yang cukup usil dan suka menggigit terhadap ikan lainnya yang tidak sejenis. Untuk sobat lovedfish yang ingin memelihara ikan jenis CIchlid ini penulis rangkum beberapa ikan yang mudah di rawat, tapi ingat untuk mencampur ini dengan ikan jenis lainnya perlu di tanyakan ke pedagang ikan atau sebaiknya jangan di campur dengan ikan jenis lain.

1. Ikan Lemon.

2. Ikan SnowWhite.

3. Ikan German Blue Ram.

4. Ikan Severum (Heros serverus).

5. Ikan Rainbow Cichlid.

6. Ikan Electric Blue Acara.

7. Ikan Juwani.

8. Ikan Melanochromis Auratus (Niasa).

Kelompok Empat.

Nah ini untuk sobat lovedfish yang suka ikan campur-campur dalam 1 akuarium, jadi beberapa ikan yang biasa ada di toko ikan hias dan bisa di campur-campur tanpa mengganggu satu sama lain dan tentunya ikan-ikan itu mudah di rawat bagi sobat yang baru pertama kali memelihara ikan hias.

1. Ikan Komet atau goldfish

2. Ikan Redfin.

3. Ikan Balashark.

4. Ikan Puntius.

5. Ikan Blackghost.

6. Ikan Manfish atau AngelFish.

7. Ikan Kaviat.

8. Ikan Dontis

11 Oktober 2023

Ikan Sumatra

Mengenal dan Merawat Datnioides Microlepis

Salah satu keberagamaan flora dan fauna yang ada di Indonesia akan membuat sobat lovedfish bangga untuk tinggal di Indonesia. Ribuan jenis fauna ada di negeri ini baik yang hidup di udara darat dan air. Salah satu Fauna yang akan kami bahas dalam artikel kali ini adalah ikan Datnioides Microlepis "Indonesian Tiger Perch". Ikan ini jauh berbeda dengan ikan sidat ya sobat lovedfish.

Pulau Sumatra dan Pulau Kalimantan merupakan salah satu tempat di temukan ikan datniodes ini. Selain di Indonesia ikan Datnoides juga di temukan di Semenanjung Malaya antara Malaysia dan Thailand.

Salah satu ikan yang memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi terutama untuk pasar ekspor, sayang sekali pemenuhan ekspor ikan ini masih banyak mengandalkan hasil tangkapan liar yang bisa mengganggu ekosistem dan keberadaan ikan itu sendiri.

Klasifikasi

Kerajaan

Animalia

Divisi

Chordata

Kelas

Actinoterygii

Keluarga

Datnioididae

Jenis

Datnioides Microlepis

Deskripsi

Ikan Datniodes Microlepis Juga di kenal dengan nama Indonesian Tigerfish atau ikan harimau Indonesia, Indo Datmoid, Indonesian Tiger Perch, Finescale Tigerfish. Nama yang "tiger" atau "harimau" mengacu pada perpaduan warna ikan yang mirip warna harimau. Perpaduan corak warna kuning hitam tegas dari atas ke bawah.

Sirip punggung ikan memiliki ruas jari-jari berjumlah 12 hingga 18 ruas atau cabang, Sedangkan sirip bagian anus memiliki ruas atau cabang antara 9-11. Tubuh ikan yang lebar dan panjang dengan usia dewasa bisa mencapai panjang hingga 50cm bahkan bisa lebih, berat badan maksimal yang pernah di publikasi-kan mencapai 10kg. Biasanya ikan Datniodes Microlepis yang di jual di pasaran masih usia remaja dengan rentan ukuran 8-10cm.

Dari beberapa artikel yang penulis baca, ikan Datnioides Microlepis yang ada di pasaran bukan hasil penangkaran tetapi di tangkap langsung dari alam liar. Ini memberikan tantangan tersendiri karena ketika ikan dari alam liar di bawa ke akuarium memerlukan adaptasi lebih. Biasanya ikan akan mudah stress dan tidak mau makan.

Di habitatnya Datnioides Microlepis merupakan penghuni sungai yang besar dan dalam di dataran rendah akan tetapi tidak memasuki daerah payau atau mendekati laut. Tempat yang teduh atau hutan dengan genangan air pada saat musim hujan juga menjadi habitat mereka.

Ukuran Akuarium, Pompa Air dan Pencahayaan

Ikan Datnioides Microlepis dewasa yang bisa mencapai ukuran hingga 50cm dengan lebar sekitar 20cm tentunya memerlukan akuarium ukuran besar, setidaknya akuarium ukuran 200*70*70 perlu sobat lovedfish siapkan untuk memelihara mereka.

Limbah atau kotoran yang di hasilkan ikan Datnioides Microlepis cukup banyak, sehingga sobat memerlukan pompa air yang cukup besar agar kotoran di akuarium bisa cepat terbuang ke dalam filter akuarium. Media filter ekternal lebih di sarankan di bandingkan media filter internal. Untuk akuarium ukuran di atas bisa menggunakan pompa air dengan arus minimal 2000 liter per jam.

Lampu akuarium biasanya di gunakan untuk mempercantik tampilan akuarium, namun untuk merawat Datnioides Microlepis tidak di perlukan cahaya terang karena mereka suka dengan suasana gelap dan akan lebih nyaman dengan suasana itu.

Dekorasi Akuarium

Tanaman air bukan hal utama untuk merawat Datnioides Microlepis akan tetapi beberapa tanaman seperti sirih gading yang tidak memerlukan media pasir bisa di tambahkan. Beberapa kayu apung atau penutup bagian atas bisa juga tambahkan. Desain aksesoris akuarium sehingga keadaan tampak alami dan gelap. Batu-batu yang agak besar untuk tebing akan mempercantik akuarium.

Kondisi Air

Air dengan rentang suhu antara 20 – 28 °C akan membuat mereka nyaman di akurium, gunakan pemanas air tambahan untuk menjaga suhu stabil ketika musim dingin atau musim hujan. Sebaiknya heater di tempatkan di bagian filter external jangan langsung di dalam akuarium.

pH air di kisaran 5,5 – 7,5 dan Kekerasan 36 – 268 ppm. Untuk merawat Datnioides Microlepis tidak di perlukan penambahan garam ikan yang biasanya di gunakan penghobi untuk memelihara ikan koi dan ikan-ikan lain. Cukup jaga parameter air tetap stabil akan membuat mereka nyaman di akuarium.

Penyakit Ikan

Ikan predator kebanggaan Indonesia yang satu ini merupakan ikan yang memiliki daya tahan tubuh cukup bagus, hanya saja karena mereka yang di jual bukan hasil budidaya biasanya masalah utama ikan mudah stress ketika di pindah dari akuarium satu ke akuarium lainnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut sobat lovedfish bisa mencoba daun ketapang kering yang di rendam kedalam akuarium serta obat anti stress atau obat karantina. Jangan lupa desain akuarium semirip mungkin dengan habitat asal ikan Datnioides Microlepis, karena dengan mereka tinggal di tempat yang mirip dengan habitat mereka akan membuat mereka sedikit lebih nyaman.

Selain stress penyakit ikan standar karena bakteri atau jamur tidak terlalu sering menyerang Datnioides Microlepis asalkan kondisi akuarium bersih dan bebas dari kotoran seperti sudah di jelaskan sebelumnya.

Makanan Ikan

Predator air tawar ini hanya akan memakan daging. Dengan mulutnya yang menonjol serta agak lebar, mereka dapat dengan mudah menggali lumpur untuk mencari cacing di alam liar, mereka juga biasa makan udang bahkan ikan kecil atau serangga air. Begitu pula jika sobat merawat mereka di akuarium perlu makanan yang sama. Makanan berupa udang, maggot atau cacing yang di keringkan tidak di rekomendasikan untuk mereka meskipun kadang-kadang mereka akan memakannya jika kondisi lapar.

Meskipun ikan Datnioides makan daging tidak di sarankan juga makan daging mamalia atau unggas seperti jantung sapi atau ayam karena beberapa lipid yang terkandung di dalamnya tidak dapat dimetabolisme dengan baik oleh ikan dan dapat menyebabkan timbunan lemak berlebih dan bahkan degenerasi organ.

Di alam liar mereka mentolelir makan ikan kecil namun ketika sobat merawat Datnioides di akuarium sebaiknya jangan berikan ikan kecil atau ikan pakan yang mungkin membawa parasit atau penyakit, dan ikan-ikan pakan tersebut cenderung tidak memiliki gizi yang cukup untuk Datnioides. Cukup dengan memberikan Datnioides cacing, udang hidup atau udang basah, kerang. Berikan pakan sehari sekali atau kalau sudah cukup dewasa Datnioides menerima makan dua hari sekali.

Perilaku Sosial

Karakter ikan Datnioides mirip dengan ikan oscar yang ketika masih muda mereka aman untuk di pelihara secara berkelompok, namun ketika sudah menginjak usia dewasa mereka cenderung agresif bahkan dengan sesama Datnioides. Lebih baik Datnioides dewasa di pelihara sendiri atau jika ingin di campur sesama Datnioides setidaknya dalam satu akuarium ada 5 individu atau lebih.

Mereka dapat dipelihara bersama ikan berukuran sama jika tersedia ruang yang cukup, namun mungkin terintimidasi oleh spesies teritorial atau spesies pesaing yang lebih agresif. Kehidupan Datnioides lebih sering di habiskan di akuarium bagian tengah dan atas, mungkin ikan seperti RTC bisa di jadikan teman akuarium yang karakternya agresif namun lebih suka tinggal di dasar akuarium.

Referensi Artikel :

https://en.wikipedia.org/wiki/Datnioides
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Datnioides_microlepis
https://www.seriouslyfish.com/species/datnioides-microlepis/
https://www.fishbase.se/summary/14506

7 Februari 2023

Ikan Sumatra

Cerita Tentang Ikan GloFish

GloFish sebenarnya merupakan merk dagang yang di paten-kan di Amerika. Ikan yang mulai tenar sekitar tahun 2020 di Indonesia dan di tahun 2023 ini mulai melambung tinggi karena harganya yang sudah mulai bersahabat beda dengan saat ikan ini awal berada di Indonesia.

GloFish adalah jenis ikan baru yang menarik yang menjadi lebih populer karena warnanya yang cerah, menjadikannya hewan pajangan yang menarik untuk semua tangki ikan air tawar.

Sobat lovedfish salah satu pemilik ikan inikah? ada berapa warna ikan GloFish yang sobat pelihara dan jenis ikan GloFish apa saja yang sobat pelihara? Sebenarnya jenis ikan GloFish ada beberapa macam dan juga memiliki berbagai warna.

Sejarah Ikan GloFish

Di kutip dari wikipedia, Pada tahun 1999, Dr. Zhiyuan Gong dan rekan-rekannya di National University of Singapore bekerja dengan gen yang mengkodekan protein fluoresen hijau (GFP), awalnya di ekstraksi dari ubur- ubur, yang secara alami menghasilkan fluoresensi hijau terang . Mereka memasukkan gen tersebut ke dalam embrio ikan zebra, yang memungkinkannya berintegrasi ke dalam genom ikan zebra, yang menyebabkan ikan berpendar terang di bawah cahaya putih alami dan sinar ultraviolet.

Tujuan mereka adalah mengembangkan ikan yang dapat mendeteksi polusi dengan secara selektif berfluoresensi di hadapan racun lingkungan. Pengembangan ikan yang terus berfluoresensi adalah langkah pertama dalam proses ini, dan National University of Singapore mengajukan aplikasi paten atas karya ini. Tak lama kemudian, timnya mengembangkan garis ikan zebra neon merah dengan menambahkan gen dari karang laut, dan ikan zebra neon oranye-kuning, dengan menambahkan varian gen ubur-ubur.

Para ilmuwan dari NUS dan pengusaha Alan Blake dan Richard Crockett dari Yorktown Technologies, LP, sebuah perusahaan di Austin, Texas , bertemu dan kesepakatan ditandatangani dimana Yorktown memperoleh hak di seluruh dunia untuk memasarkan ikan zebra neon, yang kemudian diberi merek Yorktown sebagai "GloFish".

Perkembangan dan Jenis Ikan GloFish

Pada awal penelitian, jenis ikan hasil rekayasa genetik adalah ikan Zebra Danio dan ikan ini pula yang pertama tersedia di toko ikan hias dan diperjualbelikan pada 2003 waktu itu hanya zebra danio merah, kemudian di tahun 2006 zebra hijau dan kuning-oranye mulai di perkenalkan ke pasar menyusul zebra ungu dan biru pada 2011.

Sumber Gambar

Tahun 2012 ikan hasil rekayasa jenis black tetra mulai ada di pasar ikan hias, saat itu black tetra hasil rekayasa yang di perkenalkan ke pasar memiliki warna hijau. Di susul tiger barb atau sumatra dengan warna yang sama. Yorktown Technologies selaku pemegang lisensi pada saat itu mengenalkan Ikan Black Tetra berwarna oranye, merah muda dan ungu pada tahun 2013. Sekaligus menjadikan tetra glofish merah muda pertama, tahun selanjutnya di 2014 Tetra warna Merah dan Biru mulai di kenalkan.

Sumber Gambar

Kemudian pada pada Mei 2017 Hak atas GloFish dimiliki oleh Spectrum Brands, Inc., yang membeli GloFish dari Yorktown Technologies, pengembang asli GloFish.

Red Fin Shark mulai di kenalkan dengan nama "glofish shark" yang tersedia dalam warna oranye, hijau dan ungu. Perkembangan dari varian GloFish terbaru pada Februari 2020 betta atau cupang GloFish warna hijau di rilis dengan nama globettas. Ada tiga variasi globettas yaitu betina, jantan muda dan jantan premium atau dewasa.

Sumber Gambar

Perkembangan terbaru, Jenis corydoras juga di di perkenalkan dengan warna hijau dan oranye serta X-Ray Tetra atau Pristella dengan warna hijau, ungu dan oranye. Seiring perkembangan mungkin nantinya akan banyak variasi ikan maupun warna-warna yang lain.

Sumber Gambar
Sumber Gambar

Warna Ikan GloFish

Dari berbagai rekayasa genetik, di dapatkan warna ikan "Starfire Red", "Moonrise Pink", "Sunburst Orange", "Electric Green", "Cosmic Blue", dan "Galactic Purple". Warna ikan tersebut akhirnya menjadi merk dagang yang memiliki hak paten.

Apakah Warna Ikan GloFish Pudar?

Pada Awalnya warna mereka adalah hasil rekayasa genetik. Sehingga di dapat warna-warna yang menarik. Pada tahap awal perkembangan ikan ini dikembangkan dengan memasukkan berbagai protein fluoresen ke dalam genom ikan. Sekarang ikan ini di ternak-kan khusus untuk perdagangan hewan peliharaan ikan hias.

Karena ikan Glofish yang sekarang beredar luas di pasar ikan hias merupakan hasil dari pemijahan alami dan sudah melalui beberapa keturunan sehingga sobat lovedfish tidak perlu khawatir akan warna ikan yang sobat pelihara. Warna ikan tidak akan pudar. Sobat hanya perlu memberikan mereka pakan yang berkualitas untuk menjaga agar warna ikan tetap cerah dan bagus.

Makanan Ikan GloFish

Pemberian pakan sangat penting untuk tumbuh kembang ikan yang baik dan sehat. Namun para ahli sepakat bahwa pemberian pakan berlebih tidak baik untuk ikan dan akan mencemari tangki dari sisa pakan yang tidak di makan ikan. Cukup berikan pakan satu sampai dua kali dalam sehari untuk di habiskan ikan dalam waktu singkat, sekitar 5 menit.

Dalam kebutuhan nutrisi ikan bependar atau hasil rekayasa GloFish sama dengan ikan yang tidak di rekayasa. Untuk pilihan pakan yang baik udang air asin bisa menjadi pilihan utama selain pakan serpihan berupa pur atau pelet ikan.

Artikel Selanjutnya :

Merawat Ikan GloFish

Referensi Artikel

https://en.wikipedia.org/wiki/GloFish
https://www.glofish.com/
https://www.petmd.com/fish/what-are-glofish

6 Juli 2022

Ikan Sumatra

Ikan Favorit Untuk Aquascape

1. Iriatherina Werneri

Iriatherina werneri atau Featherfin rainbowfish adalah ikan asli Papua, selain di pulau papua ikan ini di temukan juga di Pulau Australia. Di habitat asalnya mereka biasa hidup di rawa-rawa. Salah satu ciri ikan ini adalah sirip di bagian bawah yang panjang. Ukuran ikan yang kecil tidak sampai 10cm sangat cocok untuk menghias akuarium sobat lovedfish.

Ikan ini juga aman dan cocok untuk aquascape karena Iriatherina werneri pada dasarnya tidak makan tanaman. Namun yang perlu di perhatikan, mereka suka memakan anakan udang, jadi jika sobat lovedfish memelihara mereka dengan udang red cherry atau sejenisnya perlu di berikan tempat untuk sembunyi udang yang tidak dapat di jangkau Iriatherina Werneri.

Lebih lanjut tentang ikan Iriatherina Werneri dapat sobat lovedfish simak di artikel ini.

2. Ikan Manfish atau Angel Fish

Banyak yang bilang ini ikan layan-layang, mirip sih. Ikan berbentuk persegi ini memiliki corak hitam dan putih, ikan yang berasal dari Amazon ini juga salah satu ikan yang aman dan cocok untuk aquascape. Gerakannya yang lambat dan anggun menambah cantik akuarium sobat lovedfish.

Untuk mengenal lebih jauh dan cara merawat ikan angel fish bisa di simak di artikel ini.

3. Ikan Neon Tetra

Ikan favorit untuk aquascape selanjutnya adalah neon tetra, ikan yang menyala di kegelapan ini cocok untuk jungle scape. Perpaduan warna silver merah dan biru membuat akuarium seakan menyala. Sahabat dari neon tetra adalah cardinal tetra yang memiliki perpaduan yang sama dengan neon hanya panjang warna biru di tubuh yang membedakan diantara keduanya.

Artikel tentang neon tetra :

4. Ikan Zebra Danio.

Sesuai namanya ikan ini memiliki ciri khas di warnanya dan garis-garis di tubuhnya yang mirip kuda zebra. memiliki ukuran tubuh antara 3-5 cm dengan perpaduan warna biru kehitaman dan jingga kekuningan.

Namun seiring perkembangan dan mutasi genetik sekarang banyak ikan zebra yang memiliki warna-warna yang beragam mulai hijau, kuning, merah.

Ukuran tubuh ikan zebra sekitar 3–5 sentimeter dengan kulit belang berwarna biru kehitaman dan jingga kekuningan

5. Ikan Guppy

Ikan favorit untuk aquascape selanjutnya adalah ikan guppy. Ikan kecil warna-warni ini sangat cocok menemani akuarium sobat. Banyak sekali jenis guppy yang bisa sobat koleksi. Selain jenisnya dan warna  ikan yang beragam, salah satu yang menjadi favorit memelihara ikan ini karena mereka mudah beranak pinak.Cukup campurkan guppy jantan dan betina maka mereka akan berkembang biak sendiri. Jangan lupa sediakan tempat untuk sembunyi karena guppy merupakan ikan kanibal sang indukan bisa memakan anak-anaknya sendiri.  

6. Ikan Corydoras

Salah satu ikan bersih-bersih dengan ukuran kecil yaitu corydoras. Mereka aktif membersihkan alga dan lumut, sehingga cocok untuk aquascape. Ukuran yang yang memiliki panjang maksimal sekitar 7,5 cm dan memiliki berbagai corak menurut wikipedia mereka memiliki lebih dari 160 spesies.

Corydoras sebenarnya masuk dalam keluarga catfish atau lele, makanan mereka seperti jentik nyamuk, cacing darah atau sejenisnya. Namun ketika di akuarium mereka rajin mencari makanan dengan mulutnya di dasar akuarium. Mereka juga cukup efektif membasmi telur siput yang menjadi parasit bagi tanaman.

7. Ikan Platy

Ikan platy merupakan ikan air tawar dalam genus Xiphophorus. Keindahan ikan ini ada pada corak warnanya yang cerah serta sebagian ada yang memiliki sirip ekor bagian bawah yang panjang dan runcing di bagian ujung, sehingga ada beberapa penggemar ikan hias yang menganggap ini merupakan ikan "pedang".

Mereka sering dipelihara sebagai ikan hias dan sangat cocok untuk di jadikan salah satu pelengkap akuarium aquascape sobat lovedfish. Ikan Platy berasal dari pantai timur Amerika Tengah dan Meksiko selatan dan memiliki kemiripan dengan ikan jenis molly.

8. Ikan Serve

Ikan favorit untuk aquascape selanjutnya adalah ikan serve, ikan dari amerika selatan ini senang hidup berkelompok dan suka berenang di bagian tengah akuarium sehingga sobat lovedfish dapat dengan mudah memandang mereka.

Keindahan ikan yang memiliki warna merah tua menyala ini selain warnanya juga tubuh yang ramping. Bintik hitam di belakang insang seperti tanda koma atas, sirip punggung berwarna hitam dengan ujung putih dan sirip ekor transparan.

9. Ikan Sumatra

Ikan Sumatra senang bermain di antara tumbuhan dan akan lebih tenang jika di pelihara di akuarium dengan beberapa tanaman. Jika ini menambahkan ikan sumatra ke dalam aquascape sobat lovedfish setidaknya menambahkan mereka minimal 5 ekor. Selain karena mereka suka hidup berkoloni, ikan sumatra dalam jumlah banyak akan mengurangi sifat agresif mereka terhadap ikan lainnya.

Sumatra dewasa hanya memiliki ukuran panjang sekitar 7cm jadi cocok untuk di pelihara di akuarium aquascape yang biasanya tidak meiliki ukuran yang besar, meskipun untuk merawat mereka yang suka dan aktif bergerak ini setidaknya di butuhkan tank ukuran minimal panjang 80cm dengan lebar 30cm. 

10. Ikan Ramirezi

Ikan kecil berwarna warni dengan bintik-bintik biru di sekujur tubuhnya yang menarik ini berasal dari lembah sungai Orinoco, Amereki Selatan. Mesikipun memiliki nama German Blue Ram namun ikan ini jauh dari negara Jerman dan tidak ada hubungannya dengan negara itu.

Memiliki panjang tubuh hanya sekitar 7-8cm sangat cocok untuk aquascape dengan warna tubuhnya yang indah melengkapi akuarium sobat lovedfish jika di rawat dengan ikan serve, sumatra dan beberapa jenis ikan tetra lainnya.

11. Ikan Algae Eater.


Bisa jadi kewajiban untuk menempatkan ikan algae eater untuk mengurangi pertumbuhan alga. Sesuai namanya alae eater atau ikan pemakan alga. Beberapa jenis algae eater di antaranya pleco atau ikan sapu-sapu, CAE atau Chinese Algae Eater, SAE atau Simase Algae Eater sedangkan dari keluarga catfish ada ikan Otocinclus Catfish dan Twig Catfish.

Selain dari jenis ikan, untuk merawat aquascape sobat lovedfish juga bisa menggunakan udang cherry atau amano dan beberapa jenis siput yang juga aktif dalam memakan algae.

Sebenarnya masih banyak lagi jenis ikan yang cocok untuk menemani akuarium aquascape sobat lovedfish seperti ikan Discus, Amandae, Ikan Ambasis, Black Panthom Tetra.

29 April 2021

Ikan Sumatra

Jenis Ikan Pemakan Kutu

Selamat datang di blog lovedfish.com, terimakasih sudah berkunjung ke sini. Semoga sobat penggemar ikan hias mendapatkan manfaat untuk perbendaharaan ilmu maupun hanya untuk sekedar mengetahui tentang jenis ikan yang biasa memakan kutu pada tubuh ikan lainnya terutama jenis ikan koi, ikan koki, ikan komet atau sejenis ikan mas lainnya.

Resiko terbesar dari serangan kutu pastinya ikan tersebut akan mati. Sobat tentunya tidak ingin ikan-ikan yang sudah di pelihara dengan baik tiba-tiba mati karena serangan kutu pada ikan. Selama penulis memelihara ikan hias ada 2 jenis kutu yang biasanya menyerang ikan yaitu jenis kutu jarum dan kutu Argulus. Banyak obat di pasaran yang mampu membasmi kutu ini tapi sobat wajib perhatikan ukuran untuk pengobatan ikannya, bisa bisa tidak cuman kutu ikannya saja yang mati tapi ikan yang sobat pelihara ikut mati karena overdosis pemberian obat kutu.

Tanda-tanda umum ikan sobat terserang kutu ikan ini diantaranya :

kutu argulus yang menyerang ikan 

- Menggesekkan badan pada dinding kolam atau akuarium. Rasa gatal atau ingin melepaskan diri dari gangguan kutu yang membuat ikan suka mengesek-gesekan tubuhnya pada dinding kolam atau aquarium atau media apapun yang berada di kolam.

- Ikan Lesu dan warna ikan pucat. Kutu ikan itu bersifat parasit yang menyedot nutrisi atau darah pada inangnya yang tentunya akan membuat ikan jadi lesu karena kekurangan nutrisi dan warna ikan jadi pucat.

- Bercak Darah pada kulit ikan dan sirip rusak. Akan timbul bercak darah pada tubuh ikan efek dari kutu yang selesai menghisap darah/nutrisi pada tubuh ikan. jika kutu berada pada sirip yang rentan maka sirip ikan akan rusak. 

- Mengeluarkan Lendir Berlebih. Sebagai pertahanan tubuh bagi ikan pada saat awal ikan di serang kutu maka ikan akan mengeluarkan lendir untuk pertahanan diri tapi justru lendir yang berlebih ini di sukai kutu itu sendiri. 

Jika ikan sudah terlalu lama di serang kutu, maka kemungkinan infeksi sekunder seperti herpes, nematoda larva, gatal, dan infeksi jamur dapat menyerang ikan yang sobat pelihara. Untuk itu perhatian pada ikan yang sobat pelihara dan perawatan yang tepat perlu di lakukan.

Ada istilah mencegah lebih baik dari pada mengobati, nah bagi sobat pencinta ikan hias berikut ikan ikan yang cocok sebagai sahabat pengusir kutu atau pembasmi kutu pada ikan.  

1. Ikan Kaviat.


Ikan kaviat biasanya di gunakan untuk tankmate ikan-ikan predator seperti arwana, oscar dan ikan lainnya. selain sebagai tankmate ikan predator konon ikan ini juga gemar memakan kutu baik yang menempel di tubuh ikan maupun yang ada di dinding kolam atau akuarium sobat. 

2. Ikan Sumatra.

Ikan pemakan kutu
ikan yang berukuran kecil ini cukup agresif untuk melumat kutu yang ada pada tubuh ikan koi, tapi secara pribadi penulis tidak menyarankan ikan ini di campur dengan ikan mas koki sebagai ikan pembasmi kutu. Artikel tentang ikan sumatra bisa sobat cek di sini

3. Ikan Manfih Atau AngelFish


http://www.pngall.com/?p=52681

ikan yang memiliki bentuk pipih segitiga seperti layang layang ini konon juga gemar memakan kutu, nah jika sumatra tidak di sarankan untuk di campur dengan ikan mas koki, maka ikan manfish atau angelfish ini cocok untuk menemani ikan mas koki sobat. Untuk mengetahui lebih jauh ikan-ikan yang bisa di campur dengan ikan mas koki bisa sobat cek artikelnya di sini.

Ada ikan jenis ikan lain yang di percaya ampuh untuk memakan kutu pada ikan seperti cherry barb, hanya saja penulis belum pernah mencoba jadi penulis tidak akan membahas lebih lanjut tentang ikan ini.

Jika sobat ada pertanyaan tentang ikan hias bisa neh sharing di kolom komentar mungkin penulis punya referensi untuk membahasnya. semoga artikel yang penulis sampaikan bermanfaat bagi sobat pencinta ikan hias. jangan lupa bagikan artikel ini agar bermanfaat bagi sobat lainnya. Terimakasih. 

6 Agustus 2018

Ikan Sumatra

Daftar Ikan Hias Yang Bisa di Campur

Daftar Ikan Hias Yang Bisa di Campur

Daftar Ikan Hias Yang Bisa di Campur - Bagi sobat pencinta ikan hias apalagi yang masih baru memulai hobi memelihara ikan hias kadang ingin mencampur segala jenis ikan hias menjadi satu tank atau akuarium. Pernah mengalami hal itu? jika jawabannya pernah sama kalau begitu dengan penulis. hehe Tidak semua ikan hias bisa di campur jadi satu dalam akuarium karena karakter ikan sendiri-sendiri ada yang jinak dan ada pula yang galak atau agresif.

Selain faktor jinak atau agresif ikan, hal yang perlu di perhatikan adalah ukuran ikan, perbedaan ukuran ikan yang signifikan juga tidak sedap di pandang mata dan dapat menyebabkan salah satu ikan bisa di mangsa ikan lain. Tidak semua ikan besar tipe pemangsa, contohnya neh sobat punya ikan mas koki yang ukurannya sudah besar anggap lebih dari 15cm kemudian di campur dengan ikan lemon yang ukurannya relatif kecil 3-5cm tapi sifatnya galak, maka ikan mas koki sobat yang lama lama bisa mati karena di serang terus dengan ikan lemon.

Berikut ikan-ikan yang bisa di jadikan satu dalam akuarium berdasarkan pengalaman penulis saat memelihara ikan.

Ikan Mas Koki
Ikan Komet
Ikan Koi
Ikan Balashark
Ikan Manfish / Angel Fish

Ikan hias di atas bisa di campur dalam satu akuarium atau kolam yang perlu menjadi catatan untuk ikan mas koki jangan campur ikan mas koki jenis mata balon dan mutiara dengan ikan yang lainnya. Ikan di atas masuk dalam golongan jinak atau ikan pendamai.
Berikutnya ikan hias berikut juga bisa di campur atau di jadikan satu dalam akuarium. Ikan-ikan berikut bukan tipe jinak tapi juga tidak terlalu galak jadi bisa di jadikan satu dalam akuarium. Contoh Jenis ikan tipe ini di antaranya :

Ikan Barbir
Ikan Boines

Ikan Molly
Ikan Platy
Ikan Cupang
Ikan Zebra
Ikan Manfish
Ikan Blackghost
Ikan Guppy
Ikan Neon

Kategori berikutnya ikan predator, bisa di pastikan ikan ikan ini tidak bisa di campur dengan ikan lainnya, bahkan ada ikan yang tidak bisa di campur sama sekali. Berikut sebagian jenis-jenis ikan predator yang biasa di pelihara di aquarium.

Ikan Arwana
Ikan LouHan
Ikan Zebra Tilapia
Ikan Balida
Ikan Datz atau Datnoid
Ikan Piranha
Ikan Aligator
Ikan Peacock Bass
Ikan Jenis Cichlid
Ikan Jenis Catfish
Ikan Toman atau Snakehead
Ikan Parot

Itu tadi daftar beberapa ikan hias yang bisa di campur atau tidak berdasarkan golongan ikan itu sendiri, jika sobat pencinta ikan hias masih ragu dengan ikan yang akan di pelihara di rumah sebelum beli bisa di tanyakan dulu kepada penjual ikan apakah bisa di campur dengan ikan lainnya.
Semoga artikel di atas bermanfaat bagi sobat pencinta ikan hias, jangan lupa bagikan artikel kepada sobat lainnya. Terimakasih sudah mampir ke blog lovedfish.com.