9 Februari 2017

Ikan Sumatra, Si Kecil Yang Agresif

Ikan Sumatra GalakIkan Sumatra, Terima Kasih telah berkunjung ke LovedFish.com. Kali ini kita akan membahas ikan sumatra atau nama ilmiahnya Puntius tetrazona dan dalam bahasa inggris lebih di kenal dengan nama sumatra barb atau tiger barb. Ikan kecil yang berukuran panjang total dari kepala sampai ekor mencapai 70mm ini masih anggota suku Cyprinidae anak-suku Cyprininae. ikan sumatra secara alami menyebar di daerah sumatra dan kalimantan, ada pula temuan-temuan di daerah lain sekitar asia tenggara, tapi belum di konfirmasi ikan setempat atau ikan lepasan yang dapat beradaptasi dengan daerah setempat.


Memelihara Ikan Sumatra Dalam Aquarium.
Ikan yang memiliki warna kekuningan dan memiliki lingkar hitam mulai dari kepala hingga pangkal ekor ini memiliki sifat yang agresif ketika di pelihara dalam jumlah kecil. Jika ingin memelihara ikan sumatra hendaknya sobat pencinta ikan hias memeliharanya lebih dari 5 ekor dalam satu aquarium untuk mengurangi agresifitas ikan ini. Ikan yang mempunyai sifat hidup berkoloni ini akan mengganggu ikan lain yang lebih lemah dan ikan yang bergerak lamat jika jumlah koloninya sedikit, jadi jangan campur ikan sumatra dengan sejenis ikan mas, ikan Manfis, ikan Blackghost. Sobat pencinta ikan bisa menambahkan pula tumbuhan air sebagai tempat bermain ikan ini. Ikan sumatra bersifat omnivora, dapat diberi makanan kering (buatan) atau mangsa hidup seperti cacing, kutu air atau jentik-jentik nyamuk.

Jenis yang berkerabat
Dikutip dari id.wikipedia.org Status taksonomi jenis ini belum mantap dan masih panjang perdebatan mengenainya. Pada 1855 Pieter Bleeker, ahli ikan bangsa Jerman yang bekerja di Hindia Belanda ketika itu, pertama kali mendeskripsi jenis ini dengan nama Capoëta tetrazona. Akan tetapi pada 1857, Bleeker menggunakan lagi nama-spesifik (specific epithet) yang sama untuk menamai jenis yang lain, yang berkerabat namun tidak begitu mirip, yakni dengan Barbus tetrazona (kini ikan ini dikenal sebagai Puntius rhomboocellatus). Jenis lain yang serupa adalah Puntius anchisporus, dengan pola pewarnaan yang amat mirip dengan ikan sumatra. Perbedaannya, P. anchisporus memiliki gurat sisi yang sempurna dan batang ekornya dikelilingi oleh 14 sisik.Sementara itu, untuk menambah keruwetan, pada 1860 Bleeker mengubah nama-spesifik ikan sumatra menjadi Systomus (Capoëta) sumatranus. Baru pada akhir 1930an kekeliruan ini diperbaiki dan nama Barbus tetrazona dikembalikan bagi ikan sumatra.


Ikan sumatra memiliki beberapa corak yang bisa di bedakan dari warnanya, untuk bentuk tubuhnya cenderung mirip. beberapa jenis sumatra di antaranya sumatra green tiger, sumatra albino, ada juga yang memiliki warna kemerahan.
Jenis Ikan Sumatra
Habitat alami ikan sumatra ini berada di sungai-sungai dangkal yang memiliki arus sedang, ikan ini dapat bertahan di air jernih maupun keruh dengan pH antara 6.0-8.0 dan temperatur suhu di antara 20–26 °C. untuk usia ikan sumatra rata-rata dapat bertahan sekitar 6 tahun.

Semoga informasi tentang ikan sumatra yang penulis sampaikan bermanfaat bagi sobat pencinta ikan hias.

Jangan Lupa Berbagi Artikel
Previous Post
Next Post

0 comments: