6 Maret 2024

Air Payau

Mengenal dan Merawat Elongate glassy perchlet

Ikan kali ini yang akan kami bahas lebih merupakan ikan konsumsi di bandingkan ikan hias. Elongate glassy perchlet (Chanda Nama) salah satu ikan transparan dari keluarga Ambasidae. Ikan ini biasa di temukan di sawah yang tergenang air, kolam, sungai baik air tawar maupun air payau.

Dapat di temukan dan tersebar di berbagai wilayah Asia Selatan hingga Asia Tenggara, negara temppat di temukan-nya ikan tersebut mulai dari Pakistan, India, Nepal, Bangladesh, dan Myanmar. Mereka akan mudah dan biasa di temukan saat musim hujan.

Bentukan ikan ini mirip dengan ikan nila yang sama-sama di gunakan untuk ikan konsumsi. Selain untuk di makan mereka juga aktif memakan jentik nyamuk dan bisa di jadikan ikan penangkal malaria dan parasit.

Klasifikasi

Kerajaan

Animalia

Divisi

Chordata

Kelas

Actinoterygii

Keluarga

Ambassidae

Jenis

Chanda Nama

Deskripsi

Ikan transparan yang satu ini cukup unik dan hanya akan sering muncul ketika banyak genangan air jernih di sawah, sungai atau genangan air kolam. Entah dari mana asal ikan ini, karena mereka memiliki jenis kelamin jantan atau tanpa jenis kelamin.

Memiliki tubuh transparan dengan panjang maksimal ikan hanya 11 cm. Mereka biasanya di panen untuk di jadikan lauk. Jika sobat lovedfish ingin memelihara ikan transparan sobat lovedfish bisa membaca artikelnya di sini. 

Makanan Ikan

Elongate glassy perchlet atau chanda nama merupakan ikan yang akti memakan parasit, jentik nyamuk, cacing bahkan sisik ikan lainnya juga akan mereka makan. Sebaiknya ikan yang satu ini tidak di pelihara di akuarium karene akan mengganggu ikan lainnya.

5 Februari 2024

Air Payau

Mengenal dan Merawat Dichotomyctere Ocellatus

Selamat datang di lovedfish.com, terimakasih sudah berkunjung ke blog kami. Kali ini kita akan berbagi cerita tentang ikan Dichotomyctere Ocellatus. Mungkin asing nama ini bagi sobat pecinta ikan hias.

Dichotomyctere Ocellatus (Tetraodon biocellatus) pada umumnya ikan buntal angka 8 (Figure 8 Puffer) atau puffer bintik mata (Puffer Eyespot). Atau lebih sederhana lagi bisa di sebut dengan ikan buntal saja. Bukan tanpa alasan ikan ini di sebut dengan ikan buntal.

Berbeda dengan jenis ikan Dichotomyctere Ocellatus lainnya, ikan buntal angka 8 ini mampu bertahan dengan baik di air tawar dan air payau. Mereka salah satu dari setidaknya 121 jenis ikan buntal, ikan ini berasal dari Indonesia dan beberapa negara tetangga seperti Kamboja dan Malaysia.

Klasifikasi

Kerajaan

Animalia

Divisi

Chordata

Kelas

Aktinopterigii

Keluarga

Tetraodontidae

Jenis

D.ocellatus

Deskripsi

Memiliki warna warni yang indah dengan pola kuning kehijauan di bagian punggung atas. Di beri label ikan buntal angka 8 karena di kedua sisi sirip ekornya menyerupai angka 8. Sedangkan istilah bintik mata sesuai dengan namanya, terdapat bintik hitam di sekitar mata mereka.

Ikan yang memiliki karakter relatif damai ini akan mengembungkan dirinya jika merasa takut atau stres. Teknik mengembungkan diri sendiri ini biasanya mengisi badannya dengan banyak air atau angin ketika mereka di angkat ke atas.

Meskipun banyak di temukan di air tawar, mereka juga kadang berada di air payau. Ikan buntal yang termasuk kecil, karena mereka hanya tumbuh maksimal sekitar 8 cm dengan harapan bertahan hidup hingga 15 tahun.

Ukuran Akuarium, Pompa Air dan Pencahayaan

Karena ikan yang relatif kecil untuk ukuran maksimal tubuhnya, maka sobat tidak memerlukan ukuran akuarium yang besar untuk merawat mereka. Akuarium dengan ukuran panjang 70 cm lebar dan tinggi sekitar 35 cm sudah cukup aman untuk mereka tinggal.

Sirkulasi air yang baik akan membuat mereka senang dan nyaman di akuarium. Karena ikan buntal jenis ini merupakan ikan yang aktif bergerak, maka arus air yang stabil dan kecepatan sedang sesuai ukuran akuarium di perlukan untuk membuat ikan merasa nyaman di akuarium.

Untuk ukuran akuarium di atas sobat lovedfish bisa menggunakan mesin seri 1600 atau 103 dengan arus air antara 1000-1300 liter per jam.

Cahaya lampu bukan merupakan hal utama untuk merawat ikan Dichotomyctere Ocellatus, sobat bisa mengesampingkan lampu atau jika sobat ingin akuarium tetap ada paparan cahaya lampu sobat bisa menggunakan lampu yang tidak terlalu terang.

Dekorasi Akuarium

Penataan dekorasi yang sedikit rumit untuk merawat figure 8 puffer, mereka memerlukan akuarium rumit yang terdiri dari banyak sudut dan celah tapi tetap harus ada ruang terbuka untuk mereka aktif bergerak.

Penataan dan dekorasi akuarium yang paling baik adalah akuarium dengan banyak tanaman, akar dan cabang-cabang kayu yang bengkok untuk mereka berlindung atau sembunyi. Substrat lebih baik jika menggunakan pasir dan bagian atas bisa di tambahkan tanaman apung untuk menyebarkan cahaya.

Susunan batu dengan menyediakan celah yang cukup untuk mereka berenang dan bergerak bebas juga bagus untuk mengatasi kebosanan di akuarium. Susunan akuarium yang tepat dapat membuat mereka merasa nyaman seperti mereka tinggal di alam bebas.

Perawatan Ikan

Meskipun air ter-sirkulasi dengan baik karena adanya pompa air dan filter, namun kondisi air yang sama dalam beberapa hari tidak baik untuk ikan buntal karena mereka sangat sensitif terhadap kondisi air yang buruk. Lakukanlah pergantian air secara berkala sekitar 3 hari sekali dengan kadar 25-35 % volume air.

Ikan buntal angka 8 sering di anggap sebagai ikan air tawar, pendapat ini tidak mutlak benar, karena untuk merawat mereka dengan yang baik dan agar mereka dapat berumur panjang di perlukan penambahan garam ikan hingga 1,005 SG (Specific Gravity) di akuarium.

Berat jenis (Specific Gravity) adalah perbandingan massa jenis suatu zat dengan massa jenis zat standar. Standar perbandingan yang umum untuk zat padat dan cair adalah air pada suhu 4 °C, yang memiliki massa jenis 1,0 kg per liter.

Kondisi Air

Toleransi suhu untuk merawat ikan buntal angka 8 antara 22 °C dan 28 °C, akan lebih baik jika suhu stabil di antara 24 °C dan 26 °C, dengan perubahan suhu yang tidak signifikan akan membuat ikan sehat dan tidak mudah terserang penyakit.

Sedangkan pH air di antara 6.5-7.5, semakin tinggi pH air semakin baik untuk merawat mereka. Tingkat kekerasan atau kepadatan air (Hardness) 5-12°H.

Penyakit Ikan

Ikan buntal angka 8 rentan terkena penyakit atau stres jika parameter yang sudah di jelaskan di atas tidak terpenuhi. Biasanya awal ikan terserang penyakit karena kondisi air tidak sesuai atau lingkungan yang tidak mendukung.

Salah satu ciri ikan buntal angka 8 terserang penyakit atau stres dapat di lihat dari tubuhnya yang mengembang atau jadi tidak aktif bergerak. Identifikasi dengan baik masalah ikan menjadi stres apakah karena kondisi air atau desain akuarium yang kurang memadai.

Jika memasukkan ikan yang baru sebaiknya di karantina dulu supaya jika ikan yang baru membawa penyakit tidak menular pada ikan yang lama atau sudah di rawat di akuarium sebelumnya.

Makanan Ikan

Ikan buntal angka 8 termasuk dalam golongan hewan moluska dan makanan mereka di alam liar adalah organisme seperti kerang remis, tiram, udang dan hewan kecil yang memiliki cangkang lunak lainnya. Ketika merawat mereka di akuarium mereka akan memakan serpihan pelet akan tetapi jangan jadikan ini sebagai pakan utama, selain tidak bagus untuk pertumbuhan ikan, pemberian pelet secara terus menerus bisa membuat pertumbuhan gigi yang tidak baik.

Sebagai pengganti makanan berupa serpihan pelet ikan, berikan mereka makanan seperti siput atau hewan lainnya yang memiliki cangkang lunak. Hal ini untuk menjaga agar paruhnya tetap rapi. Jiak mereka tidak memakan makanan bercangkang akan membuat pertumbuhan berlebih pada giginya.

Perilaku Sosial

Ikan yang damai meskipun memiliki sikap agresif pada ikan bergerak lambat. Jika sobat lovedfish ingin memelihara ikan buntal lebih dari satu ekor, usahakan untuk memelihara mereka lebih dari 4 ekor atau minimal 4 ekor dalam satu akuarium dan pastikan dekorasi akuarium memiliki banyak rongga untuk mereka sembunyi.

Ikan lain yang bisa di campur ada 2 pilihan jika sobat lovedfish merawat mereka di air tawar maka beberapa ikan yang gesit dan aman untuk di campur dengan mereka jenis ikan barb seperti sumatra atau puntius, jenis ikan rasbora dan jensi ikan characins.

Merawat ikan buntal ekor 8 di air payau dapat di gabung dengan ikan yang tahan dengan kadar garam tinggi di antaranya ikan monos, bumblebee gobies dan jenis ikan dari keluarga Ambassidae terutama dari spesies chanda. ikan ikan di atas lebih toleran terhadap air dengan kandungan garam tinggi.

31 Januari 2024

Air Payau

Jenis Ikan Peliharaan yang Berumur Panjang

Memelihara ikan di rumah selain bisa untuk mempercantik rumah juga bisa sebagai terapi anti stress. Yup hanya dengan melihat ikan hias di akuarium dan mendengar suara air mengalir sudah merupakan healing sendiri untuk hati dan jiwa.

Apalagi jika sobat lovedfish bisa berkreasi dengan mempercantik akuarium dengan berbagai tanaman, batu, kayu atau lainnya. Selain mengisi waktu senggang juga bisa meningkatkan kreatifitas. Selain akuarium yang di desain dengan menarik, sobat lovedfish juga pasti punya pilihan ikan apa saja untuk di rawat.

Ikan hias merupakan hewan peliharaan yang memiliki berbagai macam jenis dan ukuran, mereka bisa menjadi teman kita dalam jangka waktu yang lama atau hanya bisa beberapa bulan menemani kita di akuarium tergantung perawatan dan usia ikan itu sendiri. Untuk merawat ikan sendiri sudah pernah penulis bahas di sini.

Sedangkan dalam artikel kali ini penulis akan membahas beberapa ikan yang mampu bertahan hidup hingga puluhan tahun. Meskipun ikan-ikan berikut mampu bertahan lama akan tetapi perawatan dan habitat mereka harus tetap di jaga dengan baik agar mereka tetap sehat dan menemani kita bertahun-tahun.

Berikut ini adalah beberapa spesies ikan yang hidup paling lama yang juga merupakan hewan peliharaan populer.

1. Ikan Koi.

Ikan Koi merupakan salah satu spesies ikan mas yang legendaris, sudah ribuan tahun orang mengenal mereka. Berasal dari Laut Hitam, Kaspia, dan Aral, mereka telah didomestikasi dan diperkenalkan ke berbagai wilayah di seluruh dunia. Ikan yang tenang dan tidak agresif, pola warna yang indah, perawatn ikan yang sederhana, masa hidup yang lama menjadikan ikan Koi idola bagi penggemarnya.

Ikan Koi berasal dari Tiongkok, mereka dibawa ke Jepang sebagai oleh-oleh dana khirnya berkembang menjadi spesies yang populer. Panjang rata-rata adalah antara 60 sampai 90 cm dan beratnya sekitar 16 kg. Koi jumbo juga telah di biak kan dengan yang terbesar mencapai berat hingga 41 kg lebih.

Di luar Jepang, rata-rata umur ikan koi antara 20 - 25 tahun, tentunya dengan perawatan yang baik untuk dapat bertahan lama. Jika di jepang sendiri rata-rata koi bisa mencapai umur 40 hingga 50 tahun. Bahkan pada bulan Juli 1974, sebuah penelitian terhadap cincin pertumbuhan salah satu sisik koi melaporkan bahwa koi jenis Hanako berusia 226 tahun. ini merupakan koi yang tertua yang pernah di teliti.

2. Ikan Mas.

Masih kerabat dan sejenis dengan posisi pertama yaitu ikan mas. Nama ikan mas ini secara umum mengacu pada beberapa jenis ikan seperti mas biasa/standar (Carassius auratus / Common Goldfish), ikan mas koki teleskop, Calestial Eye, Oranda, Mutiara atau Pearlscale, Ranchu atau Lionchu.

Ikan-ikan ini juga sangat populer di masyarakat dan banyak di pelihara, sudah beredar dan beradaptasi di seluruh dunia, keluarga ikan mas berasal dari Asia Timur. Sudah sejak kekaisaran Tiongkok ikan mas di pelihara. Mitosnya sebagai ikan keberuntungan yang biasanya di buat kan kolam di ruang tengah rumah dengan bagian atas terbuka tanpa atap.

Uniknya ikan mas ketika di pelihara di akuarium kecil ukuran mereka akan tetap kecil, mereka tidak akan pernah tumbuh hingga 15 cm. Sebaiknya mereka di tempat di kolam besar agar bisa mencapai ukuran maksimal hingga 60 cm.

Menjaga akuarium atau tetap bersih, pola makan yang tepat, dan lingkungan yang interaktif dapat membantu menjaga spesies ini tetap hidup hingga 25 tahun. 45 tahun adalah waktu terlama yang pernah tercatat bagi ikan ini untuk hidup.

3. Ikan Discus.

Juaranya ikan ini neh, tampilan ikan bulat pipih perilaku tenang namun mematikan, serta motif dan corak warna yang menarik. Namun di sayangkan ikan Discus merupakan ikan yang sulit di pelihara, akan tetapi jika sobat bisa memeliharanya dengan baik mereka mampu hidup 10 hingga 18 tahun.

Ikan Discus masih masuk dalam keluarga cichlid, tapi gerakan ikan sangat tenang, halus dan lembut seperti ikan angelfish. Seperti kebanyakan ikan dari keluarga cichlid, ikan discus pertama kali di temukan di danau dan sungai di Amerika Selatan.

Bagi sobat yang masih awam tentang cara memelihara ikan discus artikel ini mungkin bisa membantu sobat lovedfsih untuk mengenal lebih jauh lagi tentang ikan discus.

4. Ikan Oscar.

Ikan yang masih masuk dalma keluarga ciclhid yang berasal dari Amerika Selatan tepatnya di temukan di sungai Amazon. Ikan satu ini sudah banyak tersebar di seluruh dunia karena pola warnanya yang indah serta kemampuan bertahan hidup yang baik.

Makanan mereka bisa berupa daging karena di alam liar mereka adalah spesies predator. Vitamin C diperlukan untuk menjaga kesehatan mereka, karena di alam liar mereka memakan buah-buahan yang jatuh ke air.

Ikan Oscar memiliki tubuh kekar dan berbentuk lonjong. Warnanya hitam dengan warna merah atau oranye. Ikan Oscar disukai karena kecerdasannya, namun sobat lovedfsih harus berhati-hati jika memeliharanya bersama ikan lain karena sifatnya yang agresif.

Dengan perawatan yang baik ikan Oscar bisa menemani sobat lovedfish hingga 18 tahun, rata-rata mereka mampu bertahan hidup antara 10-18 tahun.

5. Ikan Buntal (Dichotomyctere Ocellatus)

Ikan buntal air payau ini berasal dari Asia Tenggara, ikan ini sebenarnya cocok untuk pemula. Mereka biasanya di temukan di sungai tepi pantai. Meskipun beberapa orang mencoba merawat mereka dengan air tawar, Tetapi akan lebih baik jika kondisi air sesuai dengan habitat mereka.

Panjangnya sekitar 8 cm ketika sudah dewasa, warnanya kuning kehijauan dengan bintik-bintik coklat menutupi punggungnya. Ikan buntal berburu dan memakan organisme seperti kerang, tiram, dan udang di alam liar. Diet serpihan tidak dianjurkan karena mereka akan hidup lebih lama jika diberi daging beku dan makanan segar lainnya.

Jika sobat lovedfish mampu memberikan perawatan yang baik dan kondisi air payau di jaga stabil, sobat bisa menikmati ikan buntal hingga tumbuh mencapai usia 15 tahun.

6. Ikan Botia Badut (Clown Loach)

Siapa sangka ikan yang biasa menemani aquascape sobat lovedfish ini bisa bertahan hingga lebih dari 15 tahun. Ikan damai ini memiliki tubuh berwarna oranye dengan garis-garis hitam dan sirip berwarna merah.

Habitat alami mereka ada di pulau Sumatera dan Kalimantan di Indonesia. Mereka hidup di air tawar namun bisa juga menghuni perairan payau. Ketika sudah dewasa, panjangnya sekitar 20 sampai 30 cm.

Cacing, udang, dan siput merupakan makanan yang enak, paling baik diberi makan beberapa kali sehari dalam porsi kecil. Ikan Botia Badut aktif pada siang atau malam hari, tidak seperti spesies Botia lainnya yang aktif di malam hari. Menjaga akuarium tetap bersih dan disaring dengan benar akan membantu spesies ini berkembang dan berumur panjang.

Untuk perawatan yang baik sobat bisa baca artikelnya di sini.

7. Ikan Lele (CatFish).

Ikan Lele memiliki lebih dari 3.000 spesies yang di kelompokan dalam 36 keluarga. Di seluruh dunia hampir memiliki masing-masing jenis lele. Beberapa ikan lele yang bertahan hidup dengan baik di akuarium dan memiliki umur panjang di antaranya :

  • Red-Tailed Catfish 15 Tahun.
  • Armoured Catfish 15 Tahun.
  • Rafael Catfish 7 sampai 15 Tahun.
  • Jordans Catfish lebih dari 10 Tahun.
  • Banjo Catfish 12 Tahun.

Kebanyakan ikan lele tidak memiliki sisik dan ada kumis yang bisanya di gunakan untuk mendeteksi makanan di sekitar mereka. Kebanyakan ikan lele adalah pemakan bangkai dan memakan tumbuhan atau daging. Daging segar seperti cacing, udang, dan ikan potong adalah yang terbaik.

8. Ikan Cichlid Mulut Api (Firemouth).

Cichlid Firemouth adalah spesies cichlid air tawar yang cocok untuk pemelihara ikan pemula. Seperti spesies cichlid lainnya, ikan ini memiliki umur yang panjang, mereka mampu hidup hingga 15 tahun. Warna-warna cerah dan rutinitas perawatan yang mudah menjadikan spesies ini populer untuk dipelihara sebagai hewan peliharaan.

Awalnya mereka berasal dari Amerika Tengah, mendiami sungai-sungai di Meksiko, Belize, dan Guatemala. Spesies ini berukuran sekitar 17 cm dan membutuhkan ukuran akuarium sekitar 15 galon. Seperti semua spesies cichlid, mereka bersifat teritorial dan akan menjadi agresif terhadap ikan lain jika tidak diberi ruang yang cukup. Infeksi seperti penyakit ich umum terjadi pada spesies ini tetapi mudah diobati.

9. Ikan Cyphotilapia Frontosa.

Spesies ini endemik di Danau Tanganyika di Afrika Timur dan tersebar luas di separuh bagian utara danau. Ikan penghuni perairan dalam, mereka pada umumnya hidup di kedalaman air yang lebih dari 30 meter di bawah permukaan. Biasanya di pagi hari mereka akan naik ke permukaan untuk mencari makan.

Masih dalam keluarga cichlid, frontosa dapat tumbuh hingga ukuran hingga 30 cm dan memiliki punuk besar yang berada di atas kepala mereka. Ketika dipelihara di akuarium, hanya spesies yang lebih besar yang boleh ditempatkan bersama frontosa karena mereka memiliki sifat agresif.

Tangki harus berukuran minimal 70 galon atau akuarium 100*60*60 dan disaring secara teratur. Warnanya yang cerah dan ukurannya yang besar menjadikannya ikan pertunjukan yang bagus. Jika dipelihara dalam akuarium besar dan dirawat dengan benar, mereka dapat hidup hingga 15 tahun.

10. Midas Cichlid.

Midas Cichlid merupakan ikan besar yang bisa mencapai ukuran 25 sampai 35 cm berasal dari Amerika Tengah, mereka paling banyak di temukan di danau dan perairan besar di Kosta Rika dan Nikaragua.

Di alam liar mereka memiliki warna di antaranya coklat, abu-abu, dan hitam dengan pola garis, namun pola garis menghilang saat berada di akuarium, dan sebagian besar berwarna solid di penangkaran.

Midas Cichlid merupakan ikan favorit pemula karena mereka mudah dalam perawatan dan dengan perawatan yang baik, mereka dapat hidup hingga 12 tahun. Midas Cichlid adalah ikan omnivora yang tidak rakus dalam urusan makanan.

Spesies ini sangat rentan terhadap racun di dalam air sehingga akuarium mereka harus memutar sekitar 20-35% airnya setiap minggu. Midas cichlid sebaiknya dipelihara sendiri karena sifatnya yang agresif, namun bisa juga dipelihara berpasangan. Tangki yang lebih besar adalah yang terbaik untuk spesies ini dengan kapasitas sekitar 200 galon.