27 Februari 2024

Aquarium

Mengenal dan Merawat Emperor Tetra

Bicara dan membahas jenis ikan tetra tidak ada habisnya, selain ikan keluarga siklit (cichlidae) jenis ikan dari keluarga tetra juga memiliki ragam yang banyak. Salah satunya adalah ikan yang akan kita bahas berikut ini.

Nematobrycon Palmeri, atau lebih di kenal dengan nama emperor tetra (Tetra Kaisar) merupakan ikan dari Kolombia barat. Mereka di temukan di lembah sungai Atrato dan San Juan. Dalam perdagangan global ikan ini sudah mulai sejak tahun 1960. Amerika Serikat merupakan negara pengimpor pertama.

Merupakan ikan yang termasuk mudah dalam perawatan dan sangat bersahabat, jika sobat lovedfish ingin mencari tambahan ikan untuk akuarium komunitas, ikan ini bisa menjadi list tambahan untuk di masukkan ke dalam akuarium.

Klasifikasi

Kerajaan

Animalia

Divisi

Chordata

Kelas

Actinoterygii

Keluarga

Characidae

Jenis

N. palmeri

Deskripsi

Keindahan ikan emperor tetra pastinya ada di warna ikan yang bisa berubah tergantung dari pencahayaan dan media yang berada di akuarium. Warna ungu akan mendominasi mereka jika di rawat di akuarium dengan cahaya redup dan ada beberapa tanaman apung untuk menghalangi cahaya dari atas masuk, namun warna mereka bisa berubah menjadi kuning jika akuarium terlalu terang.

Memiliki bentuk tubuh yang panjang, ramping dan rata dengan panjang tubuh hingga lebih dari 7 cm saat dewasa ketika mereka di habitat. Saat mereka di rawat di akuarium rata-rata mereka tumbuh di 3-5 cm. Memiliki warna hitam dari belakang mata hingga pangkal ekor. Sirip punggung berbentuk sabit, bersama dengan sirip dada dan sirip dubur berwarna kuning.

Ikan emperor tetra jantan memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dari betina, dan sirip dubur emperor tetra jantan lebih panjang. Sedang di bagian ekor, sirip ekor jantan lebih runcing di bandingkan yang betina.

Ukuran Akuarium, Pompa Air dan Pencahayaan

Akuarium ukuran 90x30x40 perlu sobat siapkan untuk merawat mereka dalam tangki komunitas, jika sobat lovedfish hanya memelihara sedikit ikan tetra ukuran akuarium 50*30*35 sudah cukup ideal. Sebagai ikan yang suka menjelajah di bagian tengah akuarium, maka perlu di berikan ruang terbuka yang luas bagian tengah.

Pompa air tidak perlu yang menghasilkan arus besar, lebih tenang kondisi air akan lebih bagus untuk ikan emperor tetra. Sobat lovedfish bisa menggunakan mesin hang on seri 501 atau 502 untuk akuarium 50*30*35 atau ukuran mesin dengan arus sekitar 1000-1200 untuk akuarium ukuran 90*30*40.

seperti sudah di jelaskan di awal jika ikan emperor tetra bisa berubah warna tergantung pencahayaan, dan yang terbaik adalah sedikit cahaya dalam akuarium. Untuk itu sobat lovedfish bisa mengesampingkan cahaya dari lampu akuarium untuk merawat mereka.

Dekorasi Akuarium

Hal yang perlu di perhatikan dan di tambahkan ke dalam akuarium untuk membuat ikan merasa hidup di alamnya yaitu berupa kayu apung dan biarkan kondisi air agak gelap namun tetap jernih dari tanin yang di hasilkan dari pembusukan kayu. Tambahan tanaman air terutama tanaman apung untuk mengurangi cahaya masuk kedalam akuarium.

Substrat pasir lembut bisa di tambahkan, meskipun bukan faktor utama, karena emperor tetra merupakan ikan penghuni bagian tengah akuarium. Tambahan pasir lebih ke kesan atau suasana akuarium yang natural.

Sediakan banyak ruang terbuka di bagian tengah akuarium karena mereka merupakan ikan yang suka bergerak bebas terutama di bagian tengah akuarium.

Perawatan Ikan

Perilaku yang tenang dan damai tidak perlu perawatan dan teknik khusus untuk merawat mereka. Hal yang perlu di perhatikan pastinya ada pada faktor kebersihan akuarium. Tidak hanya ikan emperor tetra, hampir semua jenis ikan memerlukan air yang jernih dan terawat.

Mereka suka hidup bergerombol, jadi bagi sobat yang ingin merawat mereka setidaknya jangan membeli ikan emperor tetra 1 atau 2 ekor. Untuk mencegah mereka agresif atau justru stres karena sedikitnya koloni, dalam satu akuarium minimal ada 6 ekor emperor tetra atau lebih baik lagi minimal 10 ekor.

Jika parameter air terjaga, penggantian air di lakukan secara rutin pakan ikan di berikan pakan yang berkualitas, dekorasi akuarium biotape atau yang bisa membuat emperor tetra nyaman sudah cukup untuk merawat mereka dengan baik.

Kondisi Air

Suhu :  23 – 27 °C

pH : 5,0 – 7,5

Kekerasan : 18 – 215 ppm

Penyakit Ikan

Penyakit ikan umumnya bisa menyerang ikan yang kita rawat jika parameter air tidak terjaga stabil, media filter tidak rutin di bersihkan dan air juga jarang di ganti. Selain itu ikan baru yang membawa penyakit bisa juga menular ke ikan yang sudah lebih dahulu menghuni akuarium sobat lovedfish.

Untuk ikan emperor tetra atau jenis ikan tetra lainnya biasanya penyakit yang bisa dan mudah menyerang mereka seperti whitespot atau ada bintik putih di sebagian atau seluruh tubuh ikan. Whitespot ini merupakan parasit yang sering muncul ketika kebersihan akuarium tidak di jaga dengan baik.

Garam ikan, methylene blue merupakan stater pack yang ampuh untuk mengatasi penyakit tersebut. Selain white spot ada juga jenis jamur seperti kapas putih pada tubuh ikan. Hal ini bisa terjadi jika kualitas air tidak bagus. Untuk pengobatan hampir sama dengan white spot.

Makanan Ikan

Perpaduan makanan hewani dan nabati sangat bagus untuk emperor tetra, mereka merupakan jenis hewan omnivora. Pelet ikan yang di jual di pasaran sebenarnya sudah cukup untuk makan mereka. Akan tetapi perpaduan makan yang seimbang akan membuat pertumbuhan ikan lebih baik dengan kesehatan ikan tetap terjaga.

Makanan hidup seperti daphnia dan jentik nyamuk bisa di jadikan makanan utama pengganti pelet ikan, atau cacing kering, beku maupun yang masih hidup juga bisa di berikan. Pakan alami ini bagus untuk pertumbuhan ikan dan untuk fase berkembang biak yang dapat menghasilkan banyak burayak.

Pemberian pakan standar adalah 2-3 kali dalam sehari. Ingat selalu untuk tidak memberikan pakan berlebih yang justru tidak bagus untuk kondisi akuarium dan kesehatan ikan sendiri.

Perilaku Sosial

Emperor tetra merupakan ikan yang suka dan nyaman hidup berkelompok, mereka akan bermain bersama dan sang jantan biasanya akan saling bersaing untuk menarik perhatian betina. Dalam persaingan ini biasanya tidak akan berakibat fatal jika faktor ukuran akuarium cukup besar dan akuarium di desain dengan baik.

Dalam satu kelompok emperor tetra di akuarium setidaknya ada sekitar 6 ekor akan lebih baik lagi jika lebih dari 10 ekor. Dengan semakin besar kelompok ikan ini akan semakin membuat mereka nyaman dengan habitat mereka yang baru.

Mereka ikan damai yang memiliki warna kontras dengan kebanyakan ikan lainnya. Jika sobat lovedfish ingin mencampur mereka dengan ikan lain, selain sesama jenis ikan tetra, danio, rasbora, barb, dan jenis ikan-ikan kecil lainnya.

Ikan penghuni dasar seperti dontis, corydoras juga bisa di jadikan satu dengan mereka. yang membuat mereka tidak aman jika di campur dengan ikan yang memiliki ukuran yang besar, ini akan membuat emperor tetra seperti santapan untuk ikan-ikan besar.

3 Februari 2024

Aquarium

Ikan Rekayasa Genetik

Rekayasa genetik sudah menjadi hal lazim. Pernah nonton film spiderman atau ant man khan? Atau film hulk? Nah film-film tersebut merupakan hasil karya rekayasa genetik laba-laba, semut atau manusia. Itu hanya terjadi di film.

Lantas di dunia nyata ada ndak sieh? Ada pastinya buktinya hal-hal yang berhubungan dengan ikan yang akan kita bahas berikut ini. Sebelumnya, rekayasa genetik juga di gunakan dalam dunia medis untuk pengobatan, dalam dunia pertanian untuk meningkatkan hasil panen.

Rekayasa genetika adalah proses manipulasi genetik pada organisme untuk mengubah atau memanipulasi sifat-sifat pewarisan. Ini melibatkan pengambilan atau penyisipan materi genetik dari satu organisme ke organisme lain untuk menghasilkan perubahan yang diinginkan dalam organisme target.

Kembali ke dunia ikan hias kali ini akan kita bahas ikan glofish. Ikan ini merupakan ikan hias yang dapat memancarkan cahaya dalam kegelapan. Penelitian ini di prakarsai oleh Dr. Zhiyuan Gong dari National University of Singapore (NUS) pada 1999.

Awal mula jenis ikan yang di rekayasa adalah zebra danio, ikan kecil asal India dan Bangladesh ini pada dasarnya hanya memiliki warna biru tua dengan garis-garis berwarna emas, kemudian dengan gen yang meng-kode protein fluoresen hijau (GFP), yagn di ekstrasi dari ubur-ubur dapat menghasilkan warna hijau cerah.

Dalam perkembangan selanjutnya, ikan zebra danio berkembang menjadi warna warni seperti warna merah karena adanya penambahan gen dari karang laut, dan ikan zebra berpendar oranye-kuning dengan menambahkan varian gen ubur-ubur.

ikan-ikan hasil rekayasa genetik ini di paten-kan dengan nama GloFish yang di pegang oleh Yorktown untuk memasarkan ikan zebra ke seluruh dunia. Ikan yang sekarang menjadi primadona di Indonesia, karena daya tarik warna warni ikannya.

Selain ikan zebra danio jenis ikan lain yang di kembangkan adalah ikan black tetra atau tetra hitam. Tepatnya di tahun 2012 muncul varian baru dengan warna hijau dan di ikuti dengan tiger barb atau ikan sumatra warna hijau.

Sampai dengan saat ini (Februari 2024) beberapa ikan yang berhasil di lakukan rekayasa genetik dan di jual belikan di pasaran ada beberapa jenis ikan Tiger Barb, Black Tetra, Cory, Danios, Sharks, Pristella, Betta, Angelfish. Dari beberapa ikan yang di kembangkan tidak memiliki warna warni yang sama.


16 Desember 2023

Aquarium

Bloodfin Tetra Care Guide

Tetra sirip darah, begitulah namanya karena memang ikan asal lembah Sungai ParanĂ¡ di Amerika Selatan ini memiliki sirip warna merah darah, Bloodfin Tetra berbeda dengan glass bloodfin tetra, meskipun namanya mirip namun ada perbedaan di antara kedua ikan tersebut.

Selamat datang dan terimakasih sudah berkunjung ke blog kami. kali ini kita akan sama-sama belajar dan mengenal lebih jauh lagi dengan ikan asal Amerika Selatan yang sudah banyak di temukan di pasar ikan hias lokal.

Habitat tempat Bloodfin Tetra tinggal adalah di aliran sungai utama, atau anak-anak sungai yang terdapat tanaman apung atau pohon yang menjuntai sehingga memberikan kesan menutupi atas air. Sesuai dengan habitat mereka di alam liar Bloodfin Tetra sangat cocok untuk menemani aquascape sobat lovedfish.

Klasifikasi

Kerajaan

Animalia

Divisi

Chordata

Kelas

Actinoterygii

Keluarga

Characidae

Jenis

A.anisitsi

Deskripsi

Bloodfin Tetra ( Aphyocharax anisitsi ) adalah spesies characin yang memiliki warna dasar tubuh perak dengan warna merah darah di bagian sirip punggung, dubur, adiposa, dan ekornya. Ikan kecil ini hanya mampu tumbuh hingga ukuran maksimal 5,5 cm.

memiliki bentuk tubuh seperti kebanyakan ikan tetra dengan bagian kepala terlihat tajam dan garang namun sebenarnya ikan damai. Bagian punggung melebar dan meruncing kebagian ekor. Dalam akuarium atau di penangkaran dengan perawatan yang baik mereka dapat bertahan hidup hingga 8 tahun. Namun rata-rata mereka bertahan hidup antara 5-6 tahun.

Sama seperti kebanyakan ikan jenis tetra yang suka hidup berkelompok, Bloodfin Tetra juga akan nyaman hidup dengan komunitasnya, dalam satu akuarium setidaknya terdapat minimal 5 ekor ikan Bloodfin Tetra atau akan lebih baik jika terdapat 10 ekor ikan sehingga mereka merasa damai dengan banyaknya teman dalam 1 akuarium.

Ukuran Akuarium, Pompa Air dan Pencahayaan

ukuran dasar akuarium 60*35*40 dengan kapasitas air 75 liter sudah cukup untuk merawat Bloodfin Tetra dalam komunitas kecil. Tentunya memerlukan akuarium yang lebih besar lagi jika ingin merawat mereka dalam komunitas yang lebih besar.

Hampir semua ikan jenis tetra memiliki ukuran tubuh yang kecil dan aktif berenang jadi untuk ukuran pompa air sebaiknya jangan menggunakan pompa yang besar. Ini membuat ikan tidak nyaman berenang di arus yang besar. Sesuaikan ukuran pompa air dengan akuarium sobat lovedfish.

Seperti di jelaskan di atas, di habitat asal, mereka tinggal di sungai atau anak sungai dengan pelindung di bagian atas berupa tanaman apung atau tanaman yang menjuntai di atas air, jadi untuk pencahayaan sobat bisa menggunakan lampu yang tidak terlalu terang atau menyesuaikan kondisi akuarium, karena tanaman dalam akuarium juga membutuhkan sinar UV dari lampu utnuk tumbuh dengan baik.

Perawatan Ikan

Secara umum, perawatan Bloodfin Tetra cukup mudah. Spesies ini kuat dan dapat beradaptasi dengan berbagai lingkungan, yang merupakan sifat sempurna untuk akuarium komunitas. Ditambah lagi, mereka relatif damai dan jarang menimbulkan kerugian untuk ikan lainnya.

Filterasi yang baik perlu di terapkan untuk merawat segala jenis ikan termasuk Bloodfin Tetra, media filter standar berupa kapas dakron untuk menyaring kotaran, batu ziolit untuk menjernihkan air dan karbon aktif untuk mengurangi bau amis sudah cukup untuk.

penggantian 15-20 % air secara berkala 1-2 minggu sekali dengan serta rutin membersihkan media filter dan menggantinya dengan yang baru ketika sudah habis masa pakainya. Seperti ziolit dan karbon aktif memiliki masa pakai sekitar 3-6 bulan. Jadi sobat lovedfish perlu menggantinya secara berkala.

Dekorasi Akuarium

Bloodfin Tetra cocok untuk menemani akuarium dengan banyak tanaman. Jadi sobat lovedfish bisa menambahkan berbagai tanaman ke dalam aquascape sobat. tetap sediakan rung terbuka bagian tengah karena mereka suka bergerak bebas.

Sediakan penutup bagian atas untuk menghindari ikan lompat keluar akuarium. Sedangkan di bagian dasar bisa menggunakan pasir hitam. Meskipun bloodfin tetra jarang menghabiskan waktu mereka di dasar akuarium warna dasar gelap akan membuat mereka merasa di habitat asal yang gelap karena tanaman mati atau pasir gelap.

Untuk tanaman air, sobat lovedfish bisa memilih tanaman apung dan tinggi. Sobat bisa mencoba tanaman seperti java moss, anubias yang memiliki daun lebar dan anacharis.

Kondisi Air

Setiap ikan memiliki parameter air sendiri-sendiri, mereka akan bertahan dengan baik jika parameter air akuarium sama seperti di habitat asal. Meskipun Bloodfin tetra termasuk ikan yang tidak mempersalahkan parameter air, namun sebagai perawat dan penikmat ikan yang TOP, kita harus tetap menjaga kondisi air dengan baik.

Kabar baiknya adalah Bloodfin tetra merupakan ikan yang berasal dari daerah tropis yang cocok juga dengan iklim di Indonesia, jadi sobat lovedfish tidak perlu terlalu khawatir dengan kondisi air yang akan menjadi rumah bagi Bloodfin tetra.

Suhu air untuk bloodfin tertra di kisaran 18 – 28 °C dengan pH 6,0 – 8,0 dan tingkat kekerasan air 54 – 447 ppm.

Penyakit Ikan

Bloodfin Tetra merupakan ikan kecil yang kuat dan relatif sehat. Biasanya mereka akan terjangkit penyakit karena faktor air yang buruk dan perubahan suhu air secara drastis. Fluktuasi suhu yang cepat atau tingginya kadar amonia di dalam air dapat berdampak buruk pada kesehatan mereka.

Bloodfin Tetra akan menjadi stres dan jika ikan sudah stres maka rentan terhadap penyakit umum pada ikan seperti infeksi bakteri, jamur atau parasit ikan. Penyakit yang lebih sering menyerang ikan bloodfin tetra biasanya parasit ich. Yaitu penyakit berupa bintik putih pada ikan.

Parasit ini jika tidak segera di obati akan sangat cepat menyebar dan menyebabkan kematian massal pada ikan. Berikan garam ikan dan obat anti ich atau methylene blue. Jika ikan yang terserang ich masih sedikit bisa di karantina ikan yang sakit atau jika sudah cukup parah dan menjangkit semua ikan bisa langsung di obati semua.

Untuk merawat kondisi dan kualitas air terjaga dan stabil, lakukan secara rutin penggantian air 1-2 minggu sekali dengan volume penggantian air 15-30 % dan rutin bersihkan media filter dari berbagai kotoran.

Makanan Ikan

Serpihan pelet ikan yang tersedia cukup untuk makanan bloodfin tetra, namun makanan yang di sediakan seperti di alam liar akan sangat di sukai mereka. Sobat lovedfish dapat menambahkan mereka makanan kesukaan seperti daphnia, cacing sutra atau udang air asin untuk melengkapi nutrisi ikan.

Selain dari daging, sayur-sayuran, spirulina bubuk juga akan mereka makan. Untuk makanan sobat lovedfish juga tidak perlu khawatir karena bloodfin tetra bukan ikan yang manja soal makanan. Yang paling penting adalah perpaduan antara pakan alami dengan pelet berkualitas untuk tumbuh kembang ikan yang baik.

Tidak perlu banyak-banyak dalam memberikan pakan untuk mereka, selain akan membuat air mudah keruh dan kotor juga membuat kualitas air buruk. Yang perlu di perhatikan adalah berikan pakan secara rutin 3-4 kali sehari untuk menunjang nutrisi bloodfin tetra yang aktif.

Beberapa makanan yang dapat di berikan kepada bloodfin tetra selain pelet ikan diantaranya Cacing, udang ari asin atau rebon, daphnia, spirulina, sayuran bayam atau kembang kol.

Perilaku Sosial

Pada dasarnya bloodfin tetra merupakan ikan yang cukup damai untuk tangki komunitas, ikan yang mungkin di hindari adalah ikan sirip panjang dan bergerak lambat seperti angelfish atau manfish dan ikan mas koki. Mereka suka menggigit sirip ikan ekor panjang.

Jika ingin mencampur mereka dengan ikan lain bisa di pertimbangkan ikan yang memiliki habitat yang sama, selain jenis tetra lainnya corydoras bisa menjadi pilihan. Perlu menjadi perhatian sobat lovedfish jika bloodfin tetra merupakan ikan komunitas, dalam satu akuarium setidaknya ada 6 ikan bloodfin tetra atau lebih baik lagi jika ada 10 atau lebih.

Referensi Artikel :

https://en.wikipedia.org/wiki/Bloodfin_tetra
https://www.aquariumsource.com/bloodfin-tetra/
https://www.seriouslyfish.com/species/aphyocharax-anisitsi
https://www.fishkeepingworld.com/bloodfin-tetra/

7 Desember 2023

Aquarium

Rummy Nose Tetra Care Guide

Ketika membaca moncong merah apa yang ada dalam benak pembaca tercinta? hehehe. Kali ini Penulis akan berbagi pengetahuan tentang merawat moncong merah tapi ini tentang ikan ya sobat lovedfish. Ikan hias selain siklit (cichlid) yang populer karena banyak variannya, jenis ikan hias tetra juga tidak kalah populer, ada puluhan jenis ikan tetra yang memiliki karakter atau sifat lebih ramah di bandingkan dengan siklit.

Salah satunya adalah yang akan coba penulis jelaskan cara merawat Rummy Nose Tetra. Ikan tetra kecil mungil dengan hidung merah. Hemigrammus Rhodostomus adalah spesies ikan characin air tawar tropis yang berasal dari Amerika Selatan tepatnya mereka tinggal dan di temukan di sungai Amazon, populer di kalangan pemelihara ikan sebagai ikan akuarium tropis dan biasanya untuk melengkapi aquascape.

Di Indonesia tercinta biasanya mereka lebih di kenal dengan nama Red Nose atau Red Nose Tetra. Selain populer karena ikan ini memiliki warna yang cantik, juga karena harganya yang cukup murah. Ikan red nose atau rummy nose biasanya di jual antara Rp 2.000 hingga Rp 3.000 di pasar ikan hias.

Klasifikasi

Kerajaan

Animalia

Divisi

Chordata

Kelas

Actinoterygii

Keluarga

Characidae

Jenis

H. rhodostomus

Deskripsi

Rummy nose tetra merupakan spesies ikan tetra yang hidup secara berkelompok dan mereka dapat hingga mencapai panjang 5cm. warna perak di seluruh tubuh ikan dan warna merah di bagian kepalanya. Bagian ekor memiliki pola garis-garis warna hitam putih seperti zebra.

Habitat asal Rummy nose tetra adalah sungai "blackwater" di lembah Amazon. Nama ini merujuk karena warna airnya yang gelap akibat dari tanin yang di keluarkan oleh bahan organik yang membusuk. Efek dari pembusukan ini menjadikan air jadi lembut dan asam.

Dengan perawatan yang baik ikan rummy nose tetra dapat bertahan di akuarium hingga 5-6 tahun, bahkan jika kondisi baik mereka dapat tumbuh dan bertahan hidup hingga 8 tahun. Usia dewasa mereka setelah 1 tahun dan mulai bisa di pijahkan.

Ukuran Akuarium, Pompa Air dan Pencahayaan

Rummy Nose Tetra termasuk ikan berkelompok dan suka bergerak bebas di areanya, untuk merawat mereka di akuarium dan membuat mereka nyaman hingga bisa bertahan hidup lebih lama akuarium dengan volume air 80 liter, sedangkan panjang akuarium 90 cm di sarankan. Untuk lebar dan tinggi bisa menyesuaikan karena panjang ikan maksimal yang hanya 5 cm.

Akuarium 90*35*40 dengan tinggi air sekitar 35 cm sudah memenuhi kapasitas atau volume air 80 liter. Ini rekomendasi minimal akuarium, akan lebih baik lagi jika sobat lovedfish memiliki akuarium yang lebih besar lagi.

Di alam liar mereka hidup di daerah dengan perairan tenang atau arus lambat, penggunaan pompa air di dalam akuarium juga bisa menyesuaikan kebutuhan filterasi yang baik namun tidak menimbulkan arus yang cepat. Rekomendasi ukuran pompa air untuk akuarium ukuran 90*35*40 adalah pompa air seri 1600, 103 atau 3600 dengan arus atau semburan maksimal kurang dari 1200 liter per jam.

Akuarium tanpa Cahaya kurang menarik, akan tetapi Rummy Nose Tetra merupakan ikan yang suka hidup di dalam air gelap (Blackwater). untuk menyiasati ini sobat bisa desain akuarium dengan banyak penutup bagian atas dan jika ingin tetap menggunakan lampu gunakan lampu dengan cahaya tidak terlalu terang.

Dekorasi Akuarium

Seperti di jelaskan sebelumnya tentang habitat ikan rummy nose tetra tinggal, akuarium dengan banyak kayu tenggelam dan daun-daun yang sudah kering perlu di tambahkan. Tanaman air yang mampu hidup dengan cahaya minim untuk mempercantik akuarium juga bisa di masukkan ke dalam akuarium.

Dasar akuarium bisa menggunakan pasir halus atau batu kerikil kecil. Bagian atas bisa menggunakan tanaman apung atau kayu apung untuk mengurangi cahaya masuk kedalam akuarium. Ini sangat penting karena ikan rummy nose tetra bukan ikan yang suka hidup di tempat dengan intensitas cahaya yang tinggi dan terang.

Perawatan Ikan

Rummy nose tetra harus di rawat secara berkelompok di dalam satu akuarium minimal terdapat 6 ikan rummy nose tetra lebih dari 10 ekor merupakan pilihan terbaik. Daun-daun kering perlu di ganti secara berkala agar tidak mengotori air di akuarium.

Air juga perlu di ganti 25-40 % setiap seminggu sekali agar air tepat jernih namun tanin tetap terjaga. Ini bisa di simpul-kan kondisi air tetap berwarna coklat jernih bukan kondisi air bening. Penggantian air ini juga untuk menjaga pH dan suhu air stabil.

Media filter tetap harus di bersihkan 2-3 minggu sekali untuk menghindari tumbuhnya bakteri dan penyakit yang bisa menyerang ikan. Media filter seperti kapas dakron perlu di ganti jika sudah kotor dan bau.

Kondisi Air

Suhu air tropis atau tidak terlalu dingin dan panas adalah yang terbaik untuk merawat mereka, suhu air 76-80 °F atau sekitar 24-27 °C merupakan suhu ideal dan ini merupakan suhu air yang biasa di daerah Indonesia ketika tidak musim dingin atau hujan, jika di rasa suhu air terlalu dingin soabt lovedfish bisa menambahkan heater untuk menjaga suhu tetap stabil.

Warna ikan rummy nose tetra akan memudar jika disimpan dalam kondisi pH basa, hal ini seperti di jelaskan sebelumnya jika rummy nose tetra biasa hidup di tempat dengan pH asam. Untuk itu pH air di jaga harus di bawah 7,0 namun jangan terlalu asam atau setidaknya lebih dari 5,5. Sedangkan kekerasan air di antara 2 - 15 °H.

Penyakit Ikan

Dengan perawatan yang baik kadang penyakit tetap akan datang, kasus ini bisa terjadi ketika perubahan suhu drastis atau ada ikan baru yang masuk ke akuarium dan membawa bakteri atau virus.

Perawatan air yang kurang baik dapat dengan mudah di ketahui apakah ada sesuatu yang salah dengan melihat hidung rummy nose tetra yang merah, mereka sering kali menjadi lebih pucat jika kondisi air buruk.

Untuk ikan rummy nose tetra penyakit umum yang bisa menyerang mereka biasanya dropsy atau ich. Penyakit ich biasanya dapa di lihat dengna adanya bintik-bintik putih pada tubuh ikan atau white spot. Dropsy adalah penumpukan cairan yang menyebabkan tubuh membengkak.

Anti ich atau methylene (banyak merk yang beredar) bisa di gunakan untuk pengobatan ich, sedangkan dropsy bisa menggunakan obat antibiotik untuk ikan. Obat-obat ini sering tersedia di toko-toko ikan hias kesayangan sobat lovedfish.

Makanan Ikan

Rummy nose tetra merupakan ikan omnivora dan akan menerima makanan apapun yang tersedia. Ukuran ikan yang kecil dengan mulut yang imut perlu di perhatikan pelet atau makanan yang di tawarkan karena jika ukuran makanan terlalu besar mereka akan kesulitan untuk makan.

Pola makan yang bervariasi antara makanan hidup seperti daphnia, jentik, atau cacing sutra dan pelet berkualitas tinggi protein akan membuat tumbuh kembang maksimal bagi rummy nose tetra dan menghasilkan warna terbaik.

Perlu di perhatikan porsi makan mereka karena kebanyakan makan juga tidak baik bagi ikan dan akuarium, sisa pakan terutama pelet ikan yang tidak habis di makan dalam 10 menit sebaiknya segera di bersihkan agar tidak mencemari air di akuarium tersebut.

Perilaku Sosial

Ikan damai yang suka hidup berkelompok, mereka akan hidup nyaman dengan komunitasnya sendiri. meskipun 6 ekor rummy nose tetra sudah cukup untuk di jadikan satu koloni, akan lebih baik jika memelihara mereka lebih dari 10 ekor dalam 1 akuarium.

Jika sobat lovedfish ingin memelihara mereka dengan ikan lain pastikan ikan itu bukan predator dan ukuran ikan tidak jauh berbeda dengan rummy nose tetra. Spesies lain dari Hemigrammus Rhodostomus seperti Hemigrammus rhodostomus, Hemigrammus bleheri, Petitella georgiae bisa di jadikan teman mereka atau sejenis tetra yang lain seperti neon tetra, cardinal tetra, x ray tetra, serve (serpae tetra), corydoras, rasbora, barb.

Referensi Artikel :

https://en.wikipedia.org/wiki/Rummy-nose_tetra
https://www.fishkeepingworld.com/rummy-nose-tetra/
https://www.seriouslyfish.com/species/hemigrammus-rhodostomus/
https://fantaseaaquariums.com/fishes-care/rummynose-tetra-care/

5 Desember 2023

Aquarium

Merawat Buenos Aires Ikan Tetra Yang Aktif dan Cantik

Buenos Aires merupakan nama ibu kota Argentina, namun ini bukan tentang ibu kota. Ini tentang ikan jenis tetra yang di beri nama Buenos Aires (nama ilmiah: Hyphessobrycon Anisitsi). Ikan air tawar yang ramah bagi pemula dan cukup untuk di perhatikan karena mereka cukup aktif bergerak.

Di alam liar, mereka banyak ditemukan di sungai, kolam, danau, dan anak sungai, khususnya di wilayah La Plata Argentina. Yap sesuai dengan namanya, ikan Buenos Aires Tetra berasal dari Amerika Selatan, selain di Argentina mereka juga di temukan di Paraguay, dan Brasil tenggara.

Ikan air tawar ini biasa hidup berkelompok dengan jenisnya sendiri, mereka cukup cantik untuk menghiasi akuarium sobat lovedfish selain harganya murah kisaran harga Buenos Aires Tetra antara Rp 2.000 sampai Rp 3.000. Mereka juga mudah untuk di rawat bagi pemula, simak artikel ini hingga akhir untuk merawat mereka dengan baik.

Klasifikasi

Kerajaan

Animalia

Divisi

Chordata

Kelas

Actinoterygii

Keluarga

Characidae

Jenis

H.anisitsi

Deskripsi

Di Indonesia mungkin cukup panjang untuk menyebut Buenos Aires Tetra, makanya mereka sering di sebut dengan ikan Boines Tetra. Dalam pencarian google ketika sobat mengetik boines tetra otomatis akan di alihkan ke ikan Buenos Tetra. (gak penting juga di jelasin yak. hehehe)

Hampir semua jenis ikan Tetra termasuk Buenos Aires Tetra merupakan ikan tropis jadi cocok dengan iklim di Indonesia. Buenos Aires Tetra memiliki warna perak metalik dengan warna merah di sirip ekor bagian atas dan bawah serta tanda hitam di bagian tengahnya.

Sirip punggung bagian atas dan bawah juga memiliki warna merah, namun biasanya sirip atas warna merah sedikit bening di bandingkan bagian bawahnya. Sedangkan jenis Buenos Tetra Albino memiliki warna oranye merah di seluruh tubuhnya.

Buenos Aires Tetra merupakan salah satu jenis ikan tetra yang memiliki ukuran tubuh cukup besar, mereka dapat tumbuh hingga 7,5 cm atau sekitar 3 inci dan msa hidup ikan ini bisa mencapai antara 5 - 6 tahun.

Ukuran Akuarium, Pompa Air dan Pencahayaan

Akuarium 90*30*45 merupakan ukuran yang cocok untuk memelihara mereka, dengan akuarium panjang pergerakan mereka akan leluasa, mengingat Buenos Tetra merupakan ikan yang aktif berenang.

Arus air pelan hingga sedang jangan gunakan pompa air ukuran besar karena akan membuat Buenos Tetra tidak nyaman. Jika mengacu pada ukuran akuarium di atas sobat bisa menggunakan pompa air seri 1600 dengan kekuatan semburan sekitar 1200-1400 liter per jam.

Pencahayaan yang baik dan tepat akan membuat warna ikan menjadi lebih menarik. Pilihan warna lampu yang tepat untuk ikan Buenos Tetra adalah lampu warna putih atau putih biru. warna paling tidak cocok untuk mereka lampu 3 warna atau warna biru.

Perawatan Ikan

Buenos Aires Tetra dapat beradaptasi dengan baik ketika mereka singgah di akuarium baru, jadi bagi sobat lovedfish tidak perlu khawatir tentang parameter air yang di butuhkan. Mereka juga tidak memerlukan syarat dan kebutuhan khusus yang harus di siapkan.

beberapa jenis tanaman daun lunak akan menjadi makanan bagi mereka, jadi saat merawat mereka d akuarium hindari tanaman daun lunak jika tidak ingin tanaman itu akhirnya mati.

Buenos Aires Tetra juga merupakan ikan pemakan ulung, jangan biarkan mereka kelaparan yang bisa membuat mereka sedikit agresif dan akan memakan ikan sirip panjang ayang ada di akuarium. Merawat mereka secara berkelompok akan mengurangi agresifitas mereka.

Dekorasi Akuarium

Buenos Aires Tetra bukan ikan yang pilih-pilih terhadap dekorasi akuarium, namun justru di sini kendala yang terjadi. Biasanya ikan kecil sejenis tetra cocok untuk akuarium aquascape atau dekorasi akuarium dengan berbagai tanaman di dalamnya.

Buenos Aires Tetra terkenal ikan yang suka merusak dan memakan tanaman apalagi tanaman berdaun lunak atau rumput seperti java moss.

Jika sobat lovedfish tidak berencana menggabung ikan Buenos Aires Tetra dengan ikan tetra lainnya, biarkan akuarium tanpa dekorasi sudah cukup untuk mereka bertahan hidup. Hardscape atau dekorasi benda mati seperti kayu batu pasir juga bisa di tambahkan untuk kesan natural.

Kondisi Air

Seperti yang di jelaskan sebelumnya Buenos Aires Tetra merupakan ikan yang cukup mudah di rawat, salah satunya adalah parameter suhu yang cukup luas untuk dapat di tolelir. Suhu dingin 16 °C hingga suhu hangat 28 °C masih aman untuk merawat mereka.

Tingkat toleransi pH air juga cukup luas cakupannya 5,5 hingga 8,5. Meskipun cakupan pH air cukup luas tetappH netral adalah yang terbaik untuk merawat mereka. Sedangkan kesadahan air diantara 12 hingga 35 dGH.

Meskipun Buenos Aires Tetra kuat dan lebih toleransi terhadap parameter air, tetap penting untuk melakukan pengujian air secara teratur. Sobat lovedfish juga bisa dengan menjaga air tetap stabil dengan melakukan penggantian air seminggu sekali sebanyak 10-15 %.

Penyakit Ikan

Meskipun tahan dengan berbagai parameter air tetap saja makhluk hidup bisa saja terserang penyakit. Buenos Aires Tetra pun tidak rentan terhadap penyakit, salah satu penyakit umum yang menyerang ikan adalah white spot atau bintik putih.

Bakteri inc ini biasanya bisa berkembang dan menyerang ikan jika kondisi filter tidak maksimal di tambah perubahan suhu air yang drastis. obat dengan kandungan methylene biasanya cukup efektif untuk mengatasi penyakit white spot.

Yang penting untuk mengurangi resiko terkena penyakit hindari perubahan air yang drastis, jaga kebersihan akuarium dan media filter, hati-hati saat memasukkan ikan baru, pastikan ikan tersebut aman dari bakteri dan penyakit.

Makanan Ikan

Buenos Aires Tetra merupakan ikan pemakan ulung, apapun yang tersedia akan di makan, bahkan ikan sirip panjang akan di gigit jika mereka lapar.

Di alam liar tempat mereka di temukan, Buenos Aires Tetra termasuk omnivora yang akan memakan tumbuhan, serangga dan bahkan krustasea.

ketika sobat lovedfish merawat mereka di akuarium makanan terbaik adalah perpaduan antara pelet dan pakan alami dan juga sayuran. Namun untuk memudahkan sobat merawat mereka pelet bisa di jadikan makanan utama.

Untuk pakan alami, Buenos Aires Tetra menerima berbagai makanan seperti cacing, udang air asin atau rebon, daphnia. Pakan itu baik masih hidup maupun dalam kondisi beku atau kering akan tetap mereka makan.

Untuk sayuran, bisa di berikan sayuran hijau seperti bayam dan selada. Dalam pemberian pakan perhatikan jumlah ikan dan makanan yang di berikan. Terlalu banyak pakan yang di berikan juga tidak baik untuk ikan.

Sobat lovedfish bisa memberikan pakan ikan 2-3 X sehari untuk di habiskan dalam 5-10 menit. Buang sisa pakan agar tidak mengotori air dan menyebabkan tumbuhnya bakteri atau parasit.

Perilaku Sosial

Buenos Aires Tetra dapat tumbuh dengan baik di akuarium komunitas, yang perlu di ingat mereka adalah ikan berkelompok, artinya jika sobat ingin memelihara mereka setidaknya dalam 1 akuarium terdapat minimal 6 ekor Buenos Aires Tetra. Jika mereka di pelihara sendiri atau kurang dari itu biasanya mereka sedikit agresif adan suka menyerang ikan yang lebih kecil hanya untuk bermain.

Angelfish atau manfish, ikan laga-laga, siyem atau cupang dan ikan berseirip panajng sebaiknya jangan di jadikan satu dengan mereka, karena sirip mereka menjadi makanan yang lezat bagi Buenos Aires Tetra.

Beberapa ikan yang dapat di jadikan satu akuarium dan aman dengan Buenos Aires Tetra selain sesama jenis ikan tetra seperti Kongo Tetra, Black Tetra, Red Phantom Tetra, X Ray Tetra ikan-ikan dari keluarga cichlid seperti Ram Cichlid dari Bolivia, Ramirezi juga bisa di tambahkan.

Ikan-ikan lain yang mungkin bisa di jadikan pilihan di antaranya Apistogramma, Danios, Rainbow Fish, Barbs (Cherry Barbs atau Sematra), Gurami Kerdil atau dwarf guramy.

Referensi Artikel :

https://en.wikipedia.org/wiki/Buenos_Aires_tetra
https://www.seriouslyfish.com/species/hyphessobrycon-anisitsi/
https://www.aquariumsource.com/buenos-aires-tetra/

22 November 2023

Aquarium

Mengenal dan Merawat Ikan Juani AKA Johannii

Pseudotropheus johannii sebelumnya di kenal dengan Melanochromis johanni atau di indonesia orang lebih mudah mengeja dengan kata juani atau juwani. Salah satu ikan cichlid populer di kalangan penghobies ikan hias ini menarik minat karena perpaduan warna biru gelap, putih dan hitam.

Ikan air tawar yang termasuk dalam keluarga siklit (cichlidae) ini berasal dari Afrika, tepatnya di Danau Malawi. Ditemukan di sekitar Batu Masinje dan Tanjung Ngombo. Seperti nama populer di malawi "Mbuna Cichlid". Nama Mbuna berasal dari masyarakat Tonga di Malawi dan berarti “ikan batu” atau “penghuni batu” ini di karena-kan ikan ini di temukan di sekitar bebatuan.

Meskipun ikan ini menarik dan populer untuk di pelihara di akuarium perlu pengalaman untuk memelihara mereka, lanjutkan membaca artikel ini untuk mengetahui cara merawat mereka dan cara mengobati ikan jika mereka terserang penyakit.

Klasifikasi

Kerajaan

Animalia

Divisi

Chordata

Kelas

Actinoterygii

Keluarga

Cichlidae

Jenis

P. Johannii

Deskripsi

Ikan Johannii ditemukan pada tahun 1967, di danau retakan Afrika, termasuk Danau Malawi dan Danau Tanganyika. Pewarnaan ikan ini tidak alami namun sebenarnya merupakan hasil dari produksi melanin yang berlebihan, menjadikannya semakin berharga karena kelangkaan dan kesulitan berkembang biak di penangkaran.

Populer dengan warna biru, P. Johannii betina justru berwarna oranye kuning cerah. Panjang ikan maksimal untuk Ikan juani jantan sekitar 12 cm sedangkan ukuran betina lebih pendek lagi, ikan juani betina dapat mencapai panjang hingga 10 cm.

Mereka memiliki tubuh kekar dan bulat yang diwarnai dengan garis-garis hitam dan biru, serta ekor berwarna biru elektrik dan bintik oranye terang di dekat area perut dan dada. Untuk ikan juani jantan memiliki mata yang gelap dan warnanya yang lebih cerah dibandingkan betina.

Masa hidup ikan Juani bisa mencapai hingga 12 tahun dengan perawatan yang baik dan kondisi akuarium yang memadai, simak terus hingga akhir untuk mengetahui detail perawatan yang baik bagi ikan juani.

Ukuran Akuarium, Pompa Air dan Pencahayaan

Jika sobat lovedfish ingin memelihara mereka, ukuran tangki minimum yang direkomendasikan adalah sekitar 100 liter (70*37*40), atau yang lebih besar lagi di rekomendasikan untuk memelihara dalam jumlah tertentu dan dekorasi yang lebih padat.

Di habitat asal, Ikan juani lebih suka hidup di air yang banyak batu dengan kondisi banyak oksigen namun dengan arus yang tidak cepat, untuk merawat mereka di akuarium sobat lovedfish bisa menggunakan mesin yang tidak terlalu besar dengan tambahan aerator untuk meningkatkan kadar oksigen dalam air. Untuk memahami perbedaan aerator (Pompa udara) dan pompa air sobat bisa baca di sini.

Cahaya tidak menjadikan masalah untuk merawat ikan Juani, sobat bisa menggunakan tambahan lampu jenis apapun, yang perlu di perhatikan adalah intensitas pencahayaan yang perlu di jaga dan di atur untuk nyala selama 6-8 jam per hari.

Dekorasi Akuarium

Susunan batu dan dasar akuarium berupa pasir besar atau batu kecil halus bisa di jadikan referensi seperti tempat Johannii di alam liar yang biasa hidup di sungai yang banyak batu-batunya. Sediakan rongga atau gua untuk mereka sembunyi akan membuat mereka aman dari serangan sesama Johannii atau ikan lain, bisa juga sebagai tempat mereka bermain.

Satu atau dua tanaman air yang dapta tumbuh tinggi bisa juga di tambahkan untuk menghias akuarium, akan lebih baik jika di akuarium di setting dengan banyak tempat untuk sembunyi untuk menghindari pertengkaran sesama juani. Namun tetap sediakan banyak tempat terbuka untuk mereka berenang bebas tanpa halangan.

Kondisi Air

Ikan P. Johannii hidup di air alkali dengan pH 7 hingga 9. Untuk suhu air, ikan juani akrab dengna suhu air di Indonesia karena mereka merupakan ikan tropis dan hidup pada suhu 22 hingga 28 °C (72 hingga 82 °F). Kesadahan air berkisar antara 10-20.

Penyakit Ikan

Saat merawat ikan, menjaganya tetap sehat adalah hal yang wajib, makanya ada parameter yang di butuhkan untuk menjaga ikan tetap sehat. Ikan tidak bisa memberi tahu ketika mereka sedang sakit namun ada ciri-ciri ikan terserang penyakit. Biasanya ikan yang sedang sakit akan menyendiri, terdapat perubahan di badan ikan baik itu luka, sirip rusak atau lainnya tergantung jenis penyakit atau parasit yang menyerang mereka.

Parasit merupakan penyakit yang umum menyerang jenis ikan siklit termasuk ikan juani, Parasit ini bisa tumbuh dari filterasi yang tidak maksimal sehingga menjadikan akuarium kotor. Sifat parasit yang melemahkan inangnya sehingga bisa menyebabkan kematian jika tidak segera di tangani.

Lakukan perawatan akuarium dengan rutin mengganti 10-15 % air seminggu sekali dan rutin membersihkan media filter agar parasit tidak tumbuh. Jika sudah terlanjur tumbuh parasit maka siapkan obat untuk mengurangi pertumbuhan parasit dan mengobati ikan dari parasit.

Makanan Ikan

P. Johannii menerima sebagian besar makanan yang di berikan, bukan hal yang sulit untuk memberikan mereka makanan. Makanan nabati dari sayuran rebus atau serpihan spirulina biasa di jadikan makanan utama mereka. Sesekali berikan juga makanan berupa udang atau cacing baik yang masih hidup, kering atau beku.

Perilaku Sosial

Karakter jenis ikan siklid adalah agresif termasuk ikan juani yang sedang kita bahas. Jika sobat ingin merawat mereka dalam satu tangki atau akuarium setidaknya ada lebih dari 3 ikan juani dengan perbandingan satu jantan dengan 2 betina atau lebih. Dengan kombinasi ini mereka akan lebih damai.

Jika sobat lovedfish ingin memelihara ikan lain dalam satu komunitas, ikan siklid lainnya seperti lemon, niasa dan beberapa jenis ikan malawi lainnya bisa di jadikan satu dengan mereka.

Ikan lembut dan tenang seperti ikan guppy dan ikan koki tidak cocok untuk di jadikan satu dengan ikan juani. Udang kecil sejenis udang cherry juga tidak cocok karena hanya akan menjadi santapan lezat bagi ikan juani atau ikan siklid lainnya.

Referensi Artikel :

https://en.wikipedia.org/wiki/Pseudotropheus_johannii
https://www.fishkeepingfolks.com/electric-blue-johanni-cichlid/
https://www.seriouslyfish.com/species/melanochromis-johanni/