11 September 2023

Aquascape

Mengenal dan Merawat Glowlight Tetra

Glowlight Tetra berbeda dengan ikan glofish tetra ya sobat lovedfish, meskipun sama-sama jenis ikan tetra akan tetapi glowlight tetra bukan ikan hasil rekayasa seperti glofish tetra. Di kenal juga dengan nama neon api ikan yang berasal dari Amerika Selatan, tepatnya dari sungai Essequibo di Guyana.


Sungai Essequibo merupakan sungai ter panjang di Guyana dan ikan glowlight tetra biasanya di temukan di kawasan hutan dan anak sungai di luar jalur utama sungai. Air di sini biasanya berwarna coklat tua dengan tanin dari bahan organik yang membusuk dan akibatnya seringkali sangat asam.

Glowlight Tetra memiliki karakter perenang aktif, dengan tubuh transparan dan penuh warna. Nilai plusnya lagi dari ikan dengan nama ilmiah "Hemigrammus Eritrozonus" mudah di rawat dengan kondisi air dan akuarium yang sederhana.

Klasifikasi

Kerajaan

Animalia

Divisi

Chordata

Kelas

Actinoterygii

Keluarga

Characidae

Jenis

Hemigrammus Eritrozonus

Deskripsi

Sebelum di beri nama Hemigrammus erythrozonus, pada awalnya ikan ini di beri nama Hemigrammus gracilis, ikan yang sekarang sudah banyak di pasaran merupakan hasil penangkaran bukan dari habitat asal. Mereka pertama kali di perkenalkan ke perdagangan akuarium pada tahun 1933. Asia dan Jerman merupakan negara pemasok utama Glowlight Tetra.

Warnanya perak dan garis oranye terang hingga merah memanjang dari moncong hingga pangkal ekornya, bagian depan sirip punggung memiliki warna yang sama dengan garis tersebut. Sirip lainnya berwarna perak hingga transparan.

Ikan asal Indonesia dan Malaysia yang mirip dengan Glowlight Tetra adalah Rasbora pauciperforata (Glowlight Rasbora) atau biasa juga di kenal dengan red line rasbora, red strip rasbora meskipun memiliki kemiripan dari bentuk dan warna, namun ikan yang berasal dari Indonesia tersebut masuk dalam golongan rasbora (keluarga Cyprindae) bukan tetra (keluarga Characidae).

Glowlight Tetra aka Neon Api dapat tumbuh hingga 5cm dengan masa hidup hingga 4 tahun dengan perawatan dan kondisi akuarium yang baik. Biasa hidup berkelompok dengan minimal 5 ekor untuk di jadikan satu komunitas akuarium.

Ukuran Akuarium, Pompa Air dan Pencahayaan

Akuarium dengan kapasitas 70 liter atau ukuran sekitar 60*35*35 sudah cukup untuk menampung Glowlight Tetra hingga 15-20 ekor atau di campur dengan ikan lainnya. Mengingat ukuran mereka yang kecil maka tidak di perlukan akuarium yang besar.

Seperti di jelaskan sebelumnya jika Glowlight tetra di temukan di anak sungai yang pastinya memiliki arus lambat, maka untuk penggunaan pompa air juga di sesuaikan dengan ukuran akuarium. Jika mengacu pada ukuran akuarium di atas 60*35*35 maka pompa air dengan kekuatan arus antara 800-1200 liter per jam sudah cukup di gunakan untuk akuarium sobat lovedfsih.

Pencahayaan yang terang bukan pilihan yang tepat untuk glowlight tetra karena akan menyamarkan warna indah dari ikan ini. Seperti nama lain dari glowlight yang juga biasa di sebut neon api, kondisi akuarium gelap justru cocok untuk mereka.  

Dekorasi Akuarium

Tema akuarium gelap membuat glowlight tetra nyaman. Sesuai namanya "Glowlight" atau dapat di artikan cahaya terang, bercahaya, bersinar. Substrat pasir malang halus warna hitam, atau kerikil kecil warna hitam bisa juga di jadikan media dasar akuarium.

Tambahkan beberapa tanaman dan kayu apung untuk meningkatkan kondisi akuarium terlihat alami. Tetap sisakan ruang terbuka di bagian tengah akuarium sehingga tidak menghalangi mereka berenang bebas di akuarium.

Seperti di jelaskan sebelumnya jika glowlight tetra senang di perairan dengan kadar asam dan mengandung tanin, sobat lovedfish juga bisa menambahkan tanin untuk melembutkan dan menggelapkan air.

Tanin adalah suatu senyawa polifenol yang berasal dari tumbuhan, berasa pahit dan kelat, yang bereaksi dengan dan menggumpalkan protein, atau berbagai senyawa organik lainnya termasuk asam amino dan alkaloid.Tanin dapat ditemukan dalam makanan dan minuman tertentu, seperti teh, kopi, coklat, dan wine. "wikipedia"

Sobat lovedfish bisa mengeksplore akuarium untuk glowlight tetra dengan berbagai parameter air, karena mereka lebih tahan dan mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi air.

Kondisi Air

Kondisi air dengan rentan suhu 75-82°F atau 24-28°C cocok untuk merawat neon api tetra dengan tingkat pH air berada di kisaran 5,5-7,5. Meskipun kondisi air sedikit basa, mereka masih mampu bertahan hidup bahkan warna neon api bisa lebih cemerlang, akan tetap perlu di perhatikan dengan ikan lain jika sobat lovedfish ingin memelihara mereka dengan ikan lainnya. Tidak semua ikan mampu bertahan hidup dengan baik di kondisi air basa atau sedikit asam.

Tingkat kekerasan air yang aman untuk memelihara mereka di antara 2-15°H. Untuk menjaga kualitas air tetap baik pastikan sobat lovedfish untuk mengganti air 10-25% seminggu sekali dan lakukan kuras 

Penyakit Ikan


Meskipun cenderung kuat dengan berbagai kondisi dan parameter air, tetap saja Glowlight tetra merupakan makhluk hidup yang bisa juga terserang penyakit. Pada umumnya penyakit ikan di sebabkan dari limbah makanan yang tidak habis di makan ikan, kualitas air yang buruk akibat filterasi kurang maksimal atau jarang di bersihkan, bisa juga karena air tidak pernah di ganti.

Beberapa jenis bakteri busuk sirip, parasit Ich, virus atau inveksi jamur yang mungkin bisa menyerang glowlight tetra. Penyakit tersebut jika sudah menyerang ikan maka penyebarannya akan sangat cepat. Bahkan dalam semalam beberapa ikan bisa mati jika tidak langsung di tangani dengan tepat. Adapun penanganan dan jenis obat yang diperlukan sesuai dengan penyakitnya sebagai berikut.

Jika ikan sobat lovedfish terkena busuk sirip kemungkinan karena kondisi air yang buruk atau tertular dari ikan yang baru di masukkan ke akuarium tanpa di karantina terlebih dahulu. Sesuai namanya penyakit ini menyerang sirip ikan, sirip ikan akan berubah warna menjadi coklat kemerahan dan area yang terkena bakteri ini akan terlihat seperti tertutup spora berwarna hitam atau coklat. Penyakit ini sangat menular dan perlu di obati dengan antibiotix, biasanya obat ini bebentuk cair atau serbuk dan berwarna kuning ketika di masukkan ke dalam air. Pemakaian garam ikan juga efektif mengurangi bakteri ini.

Parasit Ich sangat menular dan sering menjadi langganan penyakit ikan terutama perubahan suhu air yang drastis atau suhu air terlalu dingin. Parasit ini akan menempel ditubuh ikan dan menghisap cairan tubuh ikan. Tanda-tanda yang jelas terlihat dari penyakit ini adalah adanya bintik-bintik putih di sebagian atau seluruh tubuh ikan. Penyebaran parasit ini juga cukup cepat, obat yang tepat untuk penyakit ini adalah methalyne blue dan garam ikan.

Infeksi jamur dapat terjadi pada ikan yang berada di lingkungan dengan air yang tidak pernah di ganti atau ikan stres. Untuk infeksi jamur biasanya dapat di lakukan dengan menguras dan mengganti air serta tambahkan obat anti biotik dan anti stres pada ikan.

Makanan Ikan

Salah satu yang membuat glowlight tetra sebagai rekomendasi untuk pemula salah satunya juga dari segi makanan ikan. Mereka merupakan omnivora yang tidak "ribet" masalah makanan. Algae atau tumbuhan dan hewan kecil bisa jadi makanan mereka.

Larva lalat atau maggot, larva serangga, kutu air dan algae merupakan makanan alami mereka di alam liar. Dengan makanan alami tersebut dapat meningkatkan kekebalan dan membuat warna ikan menjadi lebih menarik.

Ketika sobat memelihara glowlight tetra di akuarium pilihan pelet ikan bisa di jadikan makanan untuk mereka, namun ada baiknya di kombinasi dengan makan hidup atau beku sesuai makanan mereka di habitat asal.

Pastikan tidak memberikan pakan berlebih terutama pakan alami yang sudah mati (beku atau kering) yang justru dapat menjadikan parasit, jamur atau bakteri untuk ikan dan pastinya mengganggu kesehatan ikan sendiri. idealnya pemberian pakan untuk ikan adalah 2-3 kali sehari untuk di habiskan dalam 5-10 menit.

Mulut ikan Glowlight tetra juga cenderung kecil jadi pastikan ukuran pakan ikan sesuai dan dapat mudah masuk ke mulut ikan.

Perilaku Sosial

Glowlight tetra merupakan ikan koloni atau berkelompok yang senang dengan jenis yang sama setidaknya sediakan 5-6 ekor ikan glowlight tetra dalam 1 akuarium atau lebih itu akan membuat mereka nyaman dan tidak mudah stres. Mereka aktif bergerak dan biasanya mereka bermain di bagian dasar akuarium dan bersembunyi di antara tanaman atau batang kayu yang ada di sudut akuarium.

Beberapa jenis tetra lainnya yang memiliki ukuran yang kurang lebih sama juga aman di pelihara dengan mereka, selain ikan dari keluarga tetra, beberapa ikan kecil lainnya seperti zebra danio, corydoras, platy, molly, botia, sumatra juga aman dengan mereka. Ikan yang bergerak lambat atau sirip panjang juga aman dengan glowlight tetra.

Ikan yang memiliki ukuran yang jauh lebih besar tentunya harus di hindari apalagi ikan predator seperti oscar, arwana, atau ikan jenis cichlids. Bahkan ikan manfish atau angelfish juga tidak cocok dengan glowlight tetra. Ikan yang memiliki karakter perenang aktif seperti kaviat juga tidak cocok untuk di jadikan satu akuarium.

Referensi Artikel :

https://en.wikipedia.org/wiki/Hemigrammus_erythrozonus
https://www-seriouslyfish-com/species/hemigrammus-erythrozonus
https://www-fishkeepingworld-com/glowlight-tetra
https://www-thesprucepets-com/glowlight-tetra-1381833

30 Maret 2023

Aquascape

Mengenal dan Merawat Congo Tetra

Sesuai namanya ikan ini Tetra satu ini berasal dari Kongo, tepatnya di bagian drainase sungai Kongo di Republik Demokratik Kongo. Namun sebagian besar ikan yang di jual di pasaran sudah hasil budidaya petani ikan tidak di impor langsung dari negara asal.

Ikan Tropis yang mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi air sehingga tidak begitu sulit merawat mereka, tidak perlu teknik khusus juga untuk merawat mereka. Baca selengkapnya artikel ini supaya sobat lovedfish mengenal lebih jauh tentang ikan Congo Tetra.

Klasifikasi

Kerajaan

Animalia

Divisi

Chordata

Kelas

Actinoterygii

Keluarga

Alestidae

Jenis

P. interruptus

Deskripsi

Congo Tetra merupakan jenis ikan yang kuat dan memiliki sirip yang panjang pada ikan Congo Tetra jantan terutama sirip punggung yang memanjang hingga mencapai ekor. Keindahan mereka juga tampak dari warna warni tubuh terutama warna biru, oranye, sedikit warna kuning dan perunggu dengan kilauan hijau dan ungu ketika ada perubahan cahaya.

Memiliki nama ilmiah "Phenacogrammus Interruptus" Congo Tetra merupakan salah satu jenis tetra afrika yang tergolong besar. Congo Tetra jantan bisa tumbuh hingga 3,2 ″ (8cm) sedangkan betina 2,4″ (6cm). Keluarga tetra afrika ini berisi sekitar 18 genera dan 119 spesies dan Congo Tetra termasuk salah satu ikan tetra yang populer selain African Tigerfish.

Dalam biologi, genus atau marga (bentuk jamak: genera) adalah salah satu bentuk pengelompokan dalam klasifikasi makhluk hidup yang secara hierarki tingkatnya di atas spesies, tetapi lebih rendah daripada famili.

Congo Tetra merupakan ikan yang aktif berenang, perubahan warna akan terlihat memukau ketika mereka berenang dan terkena pantulan cahaya lampu. Salah satu ikan yang sulit di abadikan dengan foto karena mereka terlalu aktif bergerak di akuarium.

Pompa Air, Pencahayaan dan Ukuran Akuarium

Seperti di jelaskan sebelumnya jika Congo Tetra merupakan ikan yang aktif berenang dan memiliki ukuran tubuh yang cukup besar untuk jenis ikan tetra, Akuarium yang di butuhkan untuk merawat mereka juga harus memiliki ukuran yang panjang meskipun tidak terlalu lebar dan tinggi.

Akuarium ukuran 48″ * 12″ * 12″ (120 * 30 * 30 cm) di rekomendasikan untuk merawat mereka ketika sudah dewasa, akuarium dengan ukuran lebih kecil dapat sobat gunakan jika mereka masih kecil.

Ukuran pompa air dapat di sesuaikan dengan ukuran akuarium, karena ikan Congo Tetra tidak masalah dengan arus yang cepat maupun lambat. Jika sobat lovedfish menggunakan akuarium ukuran di atas sobat bisa menggunakan pompa air seri 1600 sampai 1800 dengan arus sekitar 1500 liter per jam.

Efek cahaya dapat memantulkan warna warni yang indah untuk congo tetra, maka di rekomendasikan untuk menggunakan lampu dengan cahaya yang cukup. Warna standar putih biru dapat meningkatkan efek warna congo tetra dan memberikan kesan air yang jernih.

Merawat Ikan

Akuarium dengan banyak ruang terbuka kami rekomendasikan untuk merawat ikan Congo Tetra yang aktif berenang. Tambahan aksesoris kayu dan vegetasi terapung serta tanaman seperti anubias merupakan perpaduan yang cukup untuk menghias akuarium sobat lovedfish.

Congo Tetra merupakan ikan komunitas yang sebaiknya di rawat dalam satu akuarium sekitar 3-5 pasang menyesuaikan ukuran akuarium dan ikan lainnya yang di tambahkan.

Perhatikan kondisi air agar tetap jernih dan bersih karena Congo Tetra tidak mentolelir air yang kotor. Rutin lakukan perawatan akuarium dengan secara berkala ganti air seminggu sekali sekitar 20-30% dan bersihkan media filter atau ganti dengan yang baru.

Penyakit Ikan

Jamur, bakteri dan parasit yang bisa menyerang mereka biasanya berasal dari ikan yang baru dan membawa penyakit atau kurang perawatan media filter dan penggantian air. Istilah mencegah lebih baik daripada mengobati berlaku juga untuk merawat ikan. Dengan rutin bersih-bersih media filter dan mengganti air setiap seminggu hingga dua minggu sekali. Jika ingin menambahkan ikan baru pastikan ikan yang baru tidak dalam kondisi sakit atau membawa bakteri. Untuk lebih amannya bisa di lakukan dengan merendam ikan baru dengan air di campur PK sekitar 20-30 detik sebelum di masukkan ke akuarium.

Velvet merupakan parasit yang sangat kecil seperti debu dengan ukuran 20-100 mikron. Penyakit yang disebabkan karena Oodinium ini biasa disebut Oodiniasis, Velvet Disease atau Gold Rust Disease dan parasit white spot yang biasanya menyerang ikan Congo Tetra. Kedua parasit ini bisa menyerang ikan jika kondisi ikan tidak baik karena kualitas air maupun kondisi air yang tidak sesuai.

Garam ikan dan obat yang memiliki kandungan "Methylene Blue" biasanya efektif untuk pencegahan maupun pengobatan ikan. Untuk garam ikan bisa di gunakan sekitar 2 minggu sekali secukupnya menyesuaikan ukuran akuarium, sedangkan obat "Methylene Blue" di berikan untuk pengobatan ikan.

Kondisi Air

Suhu : 73-82°F (23-28°C)

pH : 6.0-7.5

Kekerasan : 3-18 dH

Makanan Ikan

Ikan Congo Tetra merupakan Omnivora, di alam liar mereka memakan cacing kecil, serangga, krustasea, alga dan zooplankton. Dalam akuarium mereka bukan ikan yang rewel dengan makanan, akan tetapi makanan dengan kandungan protein terutama dari daging sangat di butuhkan mereka agar ikan tetap menunjukkan warna terbaiknya.

Makanan hidup atau beku hendaknya menjadi menu utama Congo Tetra meskipun pelet ikan di terima mereka. Sobat lovedfish dapat memberikan jentik nyamuk, cacing sutra atau cacing beku, udang beku. Makanan kering seperti cacing, udang maupun maggot bisa menjadi alternatif jika sobat lovedfish sulit mendapatkan pakan alami dan beku.

Idealnya mereka makan 2 x sehari dan tidak berlebih. Selalu pantau saat mereka makan karena Congo Tetra bukan tipe ikan yang cepat dalam berebut makanan dengan ikan lainnya.

Perilaku Sosial

Congo Tetra ikan yang damai tetapi dapat menakuti spesies pemalu dengan berenang aktif dan ukuran dewasa yang besar. Perlu di simpan dalam akuarium bersama teman sejenis paling tidak 5-6 ekor untuk membuat mereka nyaman.

Selain ikan Tetra lainnya, Rainbow Fish, Corydoras, Loricariidae, Synodontis, dan berbagai cichlid yang damai seperti Kribensis Pelvicachromis atau Cleithracara merupakan ikan yang cocok untuk di jadikan teman akuarium.

Pada umumnya mereka akan mengabaikan dan diabaikan oleh ikan yang tinggal di dasar akuarium. Jenis ikan yang suka menggigit sirip seperti ikan Lemon harus di hindari. Ikan-ikan berukuran besar dan predator juga perlu dihindari. 

Referensi Artikel dan Sumber Gambar :

https://en.wikipedia.org/wiki/Congo_tetra
https://www.seriouslyfish.com/species/phenacogrammus-interruptus/
https://www.tfhmagazine.com/articles/freshwater/phenacogrammus-interruptus

7 Maret 2023

Aquascape

Mengenal dan Merawat Ikan Platy

Platy, Ikan ikan warna-warni yang indah ini berasal dari meksiko dan amerika tengah , aktif, kuat dan pastinya mudah di rawat. Banyak pilihan warna ikan yang akan memanjakan mata sobat lovedfish.


Sejak di perkenalkan ke pasaran awal tahun 1990an ikan platy langsung mendapatkan tempat tersendiri bagi para penggemar ikan hias. Ikan yang kuat mudah berkembang biak, warna ikan yang menarik menjadikan platy salah satu ikan populer dan hampir selalu ada di toko-toko ikan hias.

Klasifikasi

Kerajaan

Animalia

Divisi

Chordata

Kelas

Actinoterygii

Keluarga

Poeciliidae

Marga

Xiphophorus

Deskripsi

Di habitat asal, Platy senang menempati daerah dengan dasar pasir atau lumpur dengan vegetasi yang lebat mereka bisa di temukan di sungai, kanal rawa-rawa dan mata ari hangat. Vegetasi yang lebat di gunakan platy untuk menghindari predator, karena platy merupakan ikan yang damai dan jinak.

Platy Kohaku

Mampu tumbuh hingga 8cm Platy memiliki masa hidup yang singkat sekitar 3 tahun jika di rawat di dalam akuarium. Meskipun mereka memiliki masa hidup yang singkat, mereka mudah beranak sehingga komunitas platy akan selalu ada dan bertambah banyak dengan perawatan yang baik.

Platy pada awalnya ada dua spesies ikan platy yang paling umum dalam perdagangan hewan peliharaan adalah ikan platy selatan (Xiphophorus maculatus) dan ikan platy variabel (Xiphophorus variatus). Namun dalam perkembangannya mereka sudah banyak di kawin silang sehingga menghasilkan platy dengan beraneka ragam warna.

Di dalam perdagangan ikan hias mungkin sobat lovedfish mengenal Platy RedBlack, Platy Micky Mouse, Platy Kohaku, Platy Sunrise. 

Pompa Air, Pencahayaan dan Ukuran Akuarium

Kebutuhan akan pompa air dan pompa udara dapat dikesampingkan untuk merawat mereka, karena ikan platy merupakan salah satu ikan yang mampu bertahan dengan kadar oksigen dalam air yang minim.

Platy Mickey

Yang perlu sobat lovedfish garis bawahi adalah penggunaan pompa air selain untuk meningkatkan kadar oksigen dalam air juga sebagai media filter agar akuarium selalu jernih. Dengan filterasi yang baik maka kesehatan ikan juga akan terjaga dengan baik pula.

Kebutuhan akan cahaya bukan faktor utama untuk merawat ikan palty, di sini fungsi lampu justru untuk memperindah akuarium terutama ketika malam hari.

Sebagai ikan yang memiliki ukuran tubuh kecil, ikan Platy tidak membutuhkan ruang yang besar, akan tetapi akuarium yang besar memberikan mereka ruang lebih untuk hidup dan berkembang dengan baik. Akuarium ukuran minimal 40*25*30 sudah cukup untuk merawat 3-5 pasang ikan Platy. Sebagai akuarium komunitas pastinya di perlukan akuarium yang lebih besar lagi. 

Merawat Ikan

Di alam liar Platy senang hidup di perairan berlumpur atau berpasir, namun ketika merawat mereka di akuarium substrat tersebut bisa di abaikan bahkan ketika mereka berenang di bagian bawah akuarium mereka tidak berinteraksi dengan substrat yang ada di akuarium.

Platy RedBlack

Jadi media dasar apapun seperti pasir merah, pasir hitam, silica atau bahkan kerikil bisa sobat gunakan. Jika sobat lovedfish tidak ingin menggunakan substrat apapun juga tidak akan masalah untuk ikan platy.

Tanaman air yang padat di sukai ikan platy, ini juga meniru habitat asal platy. Tanaman yang padat selain memberikan tempat yang nyaman untuk platy juga sebagai tempat sembunyi untuk burayak iakn platy dari ikan dewasa.

Perpaduan tempat yang padat akan tanaman di bagian belakang akuarium dengan ruang terbuka di bagian depan akuarium cocok untuk tempat tinggal mereka di dalam akuarium. 

Aksesoris seperti gua untuk tempat sembunyi tidak di perlukan untuk mereka, karena mereka bukan ikan yang suka sembunyi.

Kondisi Air

Suhu: 70°-80°F (21°-27°C)

Amonia/Nitrit: 0

Nitrat: <30 ppm

pH: 7.0-8.0

GH: 10-28 dGH (167-467 ppm)

KH: 3-5 dKH (54-90 ppm)

Makanan Ikan

Di alam liar, platy adalah omnivora. Mereka akan memakan ganggang dan bahan tanaman yang mereka temukan serta memakan serangga, larva, telur ikan, burayak, dan makhluk kecil lainnya yang dapat mereka temukan.

Palty Sunrise

Ketika merawat mereka di akuarium mereka bukan ikan yang pilih-pilih makanan, apapun yang tersedia di akuarium akan mereka makan. Pelet kecil, makanan kering atau beku serta makanan hidup seperti cacing sutra, daphnia juga akan mereka makan.

Pastikan memberikan mereka pakan yang baik untuk tumbuh kembang ikan itu sendiri. Rutin berikan pakan 2 kali sehari secukupnya untuk di habiskan dalam 5-10 menit.

Ikan Platy merupakan ikan yang dapat makan dengan cepat ketika tersedia makanan, jika di campur dengan ikan lainnya berikan pakan menyebar merata ke permukaan akuarium sehingga ikan lainnya juga kebagian makanan.

Perilaku Sosial

Ikan-ikan yang memiliki ukuran yang sama akan aman di jadikan satu dengan karakter yang hampir mirip. Ikan predator seperti arwana, louhan, oscar jelas bukan teman yang baik untuk ikan platy karena justru ikan platy akan menjadi santapan bagi mereka.

JIka sobat lovedfish senang mencampur berbagai jenis ikan, platy mungkin pilihan yang tepat karena sesama ikan kecil yang lain seperti, Tiger Barb atau jenis barb, Molly, Guppy, Tetra, Coridoras bisa di jadikan satu dengan mereka.

Ikan-ikan kecil jenis Cichlid tidak di rekomendasikan di campur dengan mereka, karena karakter ikan Cichlid yang suka menggigit ikan lain. Meskipun ada beberapa Cichlid damai yang bisa di campur dengan ikan-ikan lain bisa sobat baca artikelnya di tautan ini.

Beberapa udang hias dan siput jika sobat lovedfish suka juga bisa di tambahkan ke dalam akuarium. Apalagi jika tema aquascape yang sobat pilih untuk desain akuarium-nya, kehadiran udang dan siput selain memberikan warna tersendiri juga sebagai "algae eater" untuk mengurangi pertumbuhan di dalam akuarium.

Referensi Artikel :

https://en.wikipedia.org/wiki/Platy_(fish)
https://modestfish.com/platy-fish/

26 Februari 2023

Aquascape

Sumber CO2 Untuk Tanaman Akuarium.

CO2 merupakan salah satu faktor agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Selain CO2 beberapa faktor pendukung agar tanaman dapat tumbuh dengan baik adalah unsur makro dan mikro untuk nutrisi makanan, cahaya untuk fotosintesis.

Fotosintesis adalah suatu proses biokimia pembentukan karbohidrat dari bahan anorganik yang dilakukan oleh tumbuhan, terutama tumbuhan yang mengandung zat hijau daun, yaitu klorofil.

Salah satu unsur makro di dapat dari karbon dioksida atau CO2, sedangkan unsur mikro bisa di dapat dari penambahan pupuk. Selain dari pernapasan manusia, karbon dioksida ternyata juga di dapat dari semen, akan tetapi di dalam akuarium pastinya sobat lovedfish tidak memasukkan semen ke dalamnya bukan.

Di tempat terbuka tanaman dapat dengan mudah mendapatkan CO2, sedangkan di dalam akuarium ada beberapa hal yang perlu di perhatikan jika ingin menanam tanaman di dalam air adalah kebutuhan tanaman akan CO2 beberapa tanaman yang bisa tumbuh subur tanpa CO2 tambahan bisa di lihat di artikel ini.

Apakah CO2 berbahaya bagi ikan?

Kadar atau tingkat Karbon dioksida yang berlebih pastinya membahayakan bagi ikan yang sobat lovedfish pelihara. Kadar oksigen lebih dari 30 ppm (part per million) berbahaya bagi ikan. Jika ikan keracunan karbon dioksida maka ikan akan bernafas lebih cepat, ter-engah-engah dan berenang yang menghentak atau mengejutkan hingga akhirnya mati lemas.

Jadi pengaturan kadar CO2 dan oksigen ter-larut dalam air harus sesuai dengan kebutuhan ikan dan tanaman, seni dan naluri mengatur serta mengetahui kadar oksigen dan CO2 sudah pas atau belum akan sobat dapat dari pengalaman.

Berikut beberapa sumber CO2 yang bisa di dapatkan tanaman di dalam air :

1. Ikan.

Sama halnya seperti manusia yang bernafas dan mengeluarkan karbon dioksida atau CO2, ikan yang di rawat di akuarium juga akan menghasilkan CO2, besar kecilnya kadar CO2 yang di hasilkan ikan tergantung jumlah dan ukuran ikan.

Semakin banyak ikan akan membuat CO2 ter-larut dalam air yang banyak pula, Jika CO2 tidak terserap tanaman dengan baik maka kondisi ini akan mengurangi kadar oksigen ter-larut dalam air. Jika ikan kekurangan kadar oksigen dalam air biasanya mereka akan naik ke permukaan air untuk mengambil oksigen dari luar.

Jika terjadi hal berikut sobat lovedfish dapat segera menambahkan aerator atau pompa udara untuk meningkatkan kadar oksigen ter-larut dalam air.

2. Injeksi CO2.

Dengan sistem injeksi CO2 ini mirip dengan kita menambahkan aerator ke dalam air. Bedanya jika aerator mengeluarkan oksigen. Injeksi CO2 bisa di lakukan dengan 2 cara.

Yang pertama adalah dengan menggunakan tabung oksigen namun di isi CO2 kemudian menggunakan selang yang di masukkan ke dalam akuarium dan di atur keluaran CO2 agar tidak terlalu berlebih menggunakan stop kran.

Yang kedua bisa menggunakan campuran ragi, baking powder, gula dan air. Biasanya banyak tutorial di youtube cara membuat CO2 dari campuran ragi plus gula ini.

Sebagai contoh dari gambar di atas, botol no 1 sobat bisa gunakan dari botol air mineral bekas ukuran 1,5 liter yang di isi dengan air hangat sekitar 1,2 liter plus ragi 1/2 sendok teh, gula 1/4kg, baking powder 1/3 sendok teh. Sedangkan botol no 2 bisa sobat gunakan botol bekas air mineral 600 ml yang di isi air 500 ml. Campuran dari bahan tadi bisa menghasilkan CO2 sekitar 1-2 minggu tergantung pengaturan dari output CO2 dari botol no 2 ke akuarium.

Itu tadi cara menghasilkan CO2 untuk merawat tanaman air yang sobat pelihara di akuarium, semoga artikel dari blog kami ini bermanfaat dan sebagai referensi atau rujukan sobat loved di dunia hobby ikan hias.

6 Februari 2023

Aquascape

Mengenal dan Merawat Pygmy Cory

Pygmy Cory atau coridoras kerdil, di lihat dari namanya pastinya sobat lovedfish mengetahui ukuran ikan ini. Termsuk ikan tropis atau air tawar dari keluarga Corydoradinae dari famili Callichthyidae. Ikan ini berasal dari Amerika Selatan salah satunya di lembah sungai Madeira Brasil.

Ikan yang lucu, mengemaskan, mudah di rawat dan enak di pandang mata semoga penjelasan berikut bisa menjadi panduan bagi sobat lovedfish dalam merawat ikan dan sebagai tambahan pengetahuan dunia perikanan. Sebelumnya terimakasih sudah mengunjungi blog kami.

Deskripsi

Ikan kecil dan pendek dari keluarga catfish atau lele ini sangat cocok bagi sobat yang belum pernah merawat ikan sekalipun. Memiliki panjang maksimal hingga 3,2cm dengan perawatan yang tidak terlalu sulit, bisa di jadikan satu dengan ikan lainnya merupakan suatu kelebihan tersendiri dari ikan ini.


Pygmy cory atau corydoras kerdil memiliki warna perak dengan garis hitam tebal horisontal dari kepala hingga ekor di sisi kiri dan kanan tubuh ikan serta garis hitam tipis di bagian bawah antara belakang perut hingga ekor.

Di habitat mereka, Pygmy Cory bisa di temukan di sungai, kolam dan area hutan banjir dalam jumlah besar (berkelompok) di daerah genangan air yang memiliki banyak akar atau pepohonan yang terendam air. Mungkin kalau di Indonesia daerah hutan mangrove yang memiliki banyak akar pohon dengan bagian bawahnya selalu terendam air.

Merawat Ikan

Saat merawat ikan di dalam akuarium, kondisi akuarium yang tidak terawat selain akan membuat pemandangan yang kurang sedap di pandang juga memiliki resiko ikan terserang penyakit. Pastikan lingkungan dalam akuarium selalu bersih agar ikan aman dari serangan penyakit.

Lakukan pergantian air setidaknya satu minggu sampai 2 minggu sekali dengan porsi air yang di ganti sekitar 10-25% agar kondisi air terutama pH air dan tingkat kesadahan air terjaga, jika perlu sobat bisa melakukan pengujian kadar pH air setiap minggu.

Selain penggantian air secara berkala selalu bersihkan media filter, karena di situlah sarang penyakit berasal. Jika kotoran di media filter sudah menumpuk, besar kemungkinan timbulnya jamur, parasit atau bakteri yang dapat mengganggu kesehatan ikan.

Pola makan juga perlu di jaga dengan pemberian pakan teratur serta memiliki gizi yang cukup untuk ikan, pemberian pakan ideal sehari 2 kali secukupnya untuk di habiskan ikan selama 5-10 menit, kelebihan dalam pemberian pakan juga tidak bagus untuk kesehatan ikan.

Penyakit yang biasa menyerang Pygmy Cory biasanya bercak putih atau ich dan bercak merah. Bercak putih biasanya akan menjalar ke seluruh tubuh dan dalam tempo 48 jam setelah terserang tanpa pengobatan akan mengakibatkan ikan mati. Sedangkan bercak merah biasanya di tandai dengan luka berdarah di tubuhnya terutama bagian perut.

Cairan anti ich atau beberapa jenis obat mungkin perlu sobat lovedfish sediakan baik untuk pencegahan penyakit maupun untuk pengobatan. Setiap obat ikan biasanya bisa di pakai untuk pencegahan dan pengobatan baca aturan pakai agar ikan tidak keracunan obat. 

Kondisi Air

Kondisi air ikan tropis dan air tawar seperti corydoras kerdil ini cocok dengan perairan di Indonesia, Suhu air ideal berada di kisaran 22 - 26°C dimana suhu air ini sesuai dengan kondisi di Indonesia karena rata-rata suhu air di akuarium tanpa alat bantu berada di kisaran itu.

Sedangkan tingkat keasaman air (pH) normal berada di kisaran 6,4 - 7,4. Bagi sobat yang belum tahu, dalam mengukur tingkat keasaman air, tingkat pH air normal 7 jika lebih dari itu maka memiliki sifat basa, jika kurang memiliki sifat asam.

Rentang kesadahan air 2 - 15°H, namun sebaiknya untuk merawat corydoras kerdil di usahakan tingkat kesadahan air di bawah 8°H.

Kadar oksigen ter-larut dalam air perlu di perhatikan supaya ikan tumbuh sehat, kondisi air yang kekurangan kadar oksigen ter-larut dapat menyebabkan penyakit pada ikan.

Makanan Ikan

Pygmy Cory merupakan ikan omnivora yang akan memakan daging maupun tumbuhan. Tidak semua tumbuhan di makan mereka hanya beberapa tumbuhan lunak seperti lumut. Bagi sobat lovedfish yang ingin menambahkan mereka ke dalam aquascape pastikan tanaman yang sobat rawat tidak memiliki tangkai atau batang lunak.

Ketika merawat mereka di dalam akuarium opsi makanan yang cocok untuk mereka adalah cacing sutra atau cacing darah, larva serangga, artemia, dapnia atau udang. Jika sobat susah mendapatkan mereka opsi yang lain bisa memberikan mereka pakan beku atau kering, meskipun untuk pemberian pakan beku atau kering butuh adaptasi terlebih dahulu.

Pelet atau pur ikan dari tepung tidak di rekomendasi kan bahkan kemungkinan tidak akan di makan oleh mereka.

Ukuran dan Pengaturan Akuarium

Mengingat ukuran ikan yang kecil sobat lovedfish dapat memelihara mereka secara berkelompok sekitar 10 ekor hanya menggunakan akuarium kecil sekitar 40x25x30 atau sekitar 30 liter air. Pastinya memerlukan akuarium yang lebih besar lagi jika ingin di jadikan tangki komunitas dengan ikan-ikan lainnya.

Merawat ikan di akuarium yang paling baik adalah menyesuaikan kondisi akuarium dengan kehidupan ikan di alam liar. Seperti di jelaskan sebelumnya jika Corydoras suka hidup di air dengan banyak akar dan mereka termasuk ikan bawah dengan substrat pasir atau lumpur.

Penambahan aksesoris berupa pasir halus dan akar atau batang kayu tenggelam bisa di jadikan opsi untuk mempercantik akuarium juga untuk membuat mereka nyaman tinggal di dalamnya. Tambahan tanaman air juga akan membuat mereka senang.

Lampu untuk pencahayaan akuarium agar tampak lebih indah bisa di tambahkan namun tingkat cahaya yang rendah di rekomendasikan untuk merawat mereka. Jika memungkinkan gunakan lampu yang cahayanya tidak menembus air bagian bawah atau dasar akuarium.

Perilaku Sosial

Pygmy Cory merupakan ikan dengan perilaku baik dan mudah membaur dengan ikan lainnya. Di alam bebas maupun di akuarium mereka suka menempati area bawah, meskipun sesekali mereka akan naik ke permukaan.

Seperti yang sudah di ketahui jika ukuran Pygmy Cory yang mungil maka ikan-ikan yang di jadikan satu dalam komunitas mereka juga ikan-ikan yang kecil juga. Ikan-ikan seperti ember tetra, neon tetra, serve, Zebra danio bisa di jadikan satu dengan mereka.

Penghuni akuarium bagian bawah seperti udang cerry dan siput juga bisa di jadikan satu dengan mereka, namun perlu hati-hati jika udang yang di pelihara sedang bertelur dan siap memiliki anak, karena anakan udang bisa jadi santapan Pygmy Cory.

Ikan-ikan yang perlu di hindari seperti cichlid dan ikan-ikan predator atau ikan pemangsa seperti arwana, aligator, louhan, oscar atau ikan-ikan besar lainnya.

Referensi Artikel :

https://en.wikipedia.org/wiki/Pygmy_corydoras
https://www.fishkeepingworld.com/pygmy-cory/
https://www.seriouslyfish.com/species/corydoras-pygmaeus/


18 Juli 2022

Aquascape

Mengenal dan Merawat Ikan Amandae (Ember Tetra)

Deskripsi.

Jenis ikan tetra adalah salah satu ikan paling populer bagi penghobi ikan hias. Salah satu ikan hias jenis ini yang paling menarik adalah amandae atau Ember Tetra. Lembah sungai Araguaia di Brasil Tengah merupakan tempat pertama kali di temukan ikan Amandae.

Pertama kali di temukan pada tahun 1987 oleh Heiko Bleher. Pemberian nama Amandae mengacu pada nama ibu Heiko Bleher yaitu Amanda. Dalam eksplorasi di lembah sungai araguaia, Bleher sendiri tidak menemukan spesies tersebut tetapi bekerja secara ekstensif dengan spesies ikan lain di Amerika Selatan.

Mereka suka di daerah dengan jumlah vegetasi yang sangat tinggi dan memiliki arus yang rendah. Jadi mereka sangat cocok untuk akuarium dengan banyak tanaman untuk berlindung dan beberapa kayu maupun batu sebagai hiasannya.

Ember Tetras (Hyphessobrycon Amandae) adalah ikan yang cukup menarik perhatian dengan warnanya yang dapat menerangi akuarium apa pun, selain itu temperamen ikan yang damai menjadikannya pilihan tepat untuk akuarium komunitas mana pun.

Jika sobat lovedfish ingin mencari ikan yang unik, cantik dalam berkelompok dan mudah dalam perawatannya, maka ikan amandae salah satu ikan yang kami rekomendasikan untuk di pelihara. Warna oranye cerah merupakan daya tarik utama ikan ini. ada juga yang menyebut Ember tetra dengan sebutan tetra api karena warnanya.

Jika sobat lovedfish baru pertama kali memelihara ikan, mungkin salah satu pilihan ikan yang harus di pelihara adalah ikan amandae, ikan ini selain warnanya yang bagus juga memiliki daya tahan yang cukup baik terhadap berbagai kondisi air sehingga mereka tidak rentan terhadap penyakit ikan.

Merawat Ikan Amandae.

Merawat ikan Amandae atau ember tetra tidak membutuhkan keahlian khusus karena mereka juga merupakan ikan yang memiliki daya tahan yang tinggi serta mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi air. bagi sobat lovedfish yang masih atau baru pertama kali merawat ikan juga tidak perlu khawatir jika ingin memelihara Amandae.

Inti dari merawat ikan adalah pertahankan kualitas air dan sesuaikan ikan dengan habitat asalnya ketika merawat di dalam akuarium. Di tempat asal Amandae merupakan sungai dengan aliran air yang lambat serta di penuhi dengan berbagai tanaman untuk mereka berlindung. Vegetasi yang lebat ini yang membuat mereka nyaman.

Selain tanaman yang di butuhkan mereka juga menyukai dasar sungai berlumpur atau batu kerikil. Untuk merawat mereka di akuarium, hal-hal di perlukan adalah meniru se-mirip mungkin dengan habitat asal Amandae.

Ketika merawat mereka di akuarium perlu meniru kondisi akuarium semirip mungkin dengan habitat asal mereka. Untuk tanaman air sobat lovedfish bisa menggunakan tanaman seperti java moss, java fern atau anacharis. Substrat berupa pasir halus beserta batu kerikil kecil bisa di jadikan tambahan untuk akuarium sobat.

Kondisi Air.

Kondisi air yang stabil sangat berperan penting untuk kehidupan segala jenis ikan yang sobat lovedfish pelihara. pH air, tingkat kekerasan air, suhu air perlu di jaga agar tetap stabil sehingga membuat ikan nyaman di akuarium.

Untuk merawat Ikan Amandae, pH air yang di sukai mereka di kisaran 5,5 - 7. Sedangkan tingkat kesadahan air tidak lebih dari 18dH. Tingkat suhu air stabil di antara 20 - 28°C. Untuk suhu air bukan berarti jika dari dari suhu 28°C kemudian turun langsung 20°C bisa di toleransi oleh ikan.

Bayangkan kita sebagai manusia yang mudah terserang flu jika kondisi cuaca sering hujan dan panas tidak beraturan, itu juga berlaku bagi ikan. Meskipun Amandae mentoleransi suhu antara 20-28°C namun jika tingkat perubahan suhu terlalu ekstrim juga tidak baik bagi ikan yang di pelihara. Jika memerlukan tambahan alat sobat lovedfish bisa menggunakan heater untuk menjaga suhu air stabil.

Kebutuhan akan cahaya yang terang bukan hal yang wajib bagi Amandae, bahkan jika cahaya yang masuk ke akuarium terlalu terang biasanya mereka akan sembunyi di antara pepohonan untuk menghindari cahaya.

Ukuran Akurium.

Ikan Amandae merupakan ikan yang suka bebas berenang dan sesekali sembunyi di antara dedaunan. Untuk membuat mereka nyaman tangki dengan kapasitas 40 liter sudah cukup untuk menampung sekelompok ikan amandae atau sekitar 10 ekor, jika ingin di campur dengan ikan lain kapasitas bisa di tingkatkan menjadi 80-100 liter. Untuk lebih mudahnya sobat bisa menggunakan akuarium ukuran 50*30*30 atau yang lebih besar lagi.

Ketinggian akuarium tidak begitu bermasalah bagi ikan Amandae, yang perlu di perhatikan adalah ukuran pompa air. Mengingat di habitat asal ikan Amandae mereka suka di perairan lambat maka ketika di akuarium gunakan pompa air yang sesuai juga.

Perawatan Akuarium.

Kondisi air yang terjaga, Filterasi yang bagus, air yang jernih pasti di dambakan penggemar ikan hias. Supaya kondisi air tetap jernih dan kualitas air tetap terjaga maka diperlukan perawatan akuarium secara berkala.

Seperti yang sudah di jelaskan sebelumnya jika Ikan Amandae senang di daerah yang banyak tanaman dengan arus air yang lambat, setelah kondisi terpenuhi pastinya perlu perawatan rutin untuk menjaga ikan dan tanaman di dalamnya dapat tumbuh dengan baik.

Untuk menjaga kualitas air pastikan untuk mengganti sekitar 20-30% air setiap minggu, bersihkan juga media filter secara berkala untuk menjaga agar "bakteri jahat" yang ada di media filter tidak berkembang biak dan menyebabkan jamur pada ikan.

Tanaman air yang ada di akuarium juga perlu di potong secara berkala jika terlihat sudah tumbuh besar dan banyak, selain menjaga agar akuarium tetap rapi juga bermanfaat untuk tanaman sendiri. Semakin besar tanaman tentunya akan semakin membutuhkan nutrisi yang banyak setidaknya dengan memotong tanaman secara berkala akan mengurangi kebutuhan nutrisi pada tanaman. 

Makanan.

Sobat lovedfish pastinya dalam memelihara ikan ingin mereka berkembang dan tumbuh dengan baik serta berumur panjang. Pemberian makan seimbang untuk Ember Tetra agar terpenuhi vitamin dan nutrisinya pastinya akan membuat mereka tumbuh dengan baik.

Untuk memenuhi diet yang baik, campuran antara pakan alami dan pellet yang bagus tentunya dapat menjadi makanan yang bagus untuk mereka. Cacing kering, udang kering dan pakan pellet buatan yang tinggi protein dan vitamin dapat di jadikan menu sehari-hari untuk mereka. Sesekali dapat juga di padukan dengan pakan alami berupa daphnia dan udang air asin untuk sumber protein mereka.

Ketika di dalam tank tempat mereka di pelihara terdapat tanaman air berdaun lunak mungkin sobat lovedfish akan melihat jika amandae akan memakan tanaman yang ada. Ini tidak akan menjadi masalah dan sobat lovedfish tidak perlu khawatir. Mereka juga tidak akan memakan tanaman secara berlebihan jadi jangan khawatir tanaman akan rusak dan mati karena di makan amandae.

Pemberian pakan untuk mereka dapat di lakukan 2-4 kali sehari. Saya sendiri biasanya memberi pakan ikan-ikan yang saya pelihara 2-3 kali sehari. Berikan pakan secukupnya untuk dapat di makan dan dihabiskan dalam waktu 10 menit.

Salah satu yang akan menjadi masalah dalam merawat ikan dan ini sering terjadi adalah pemberian pakan berlebih yang berakibat di warna air yang kuning keruh jika itu berupa pakan pellet dari tepung. Selain membuat warna air menjadi kuning kecoklatan dan keruh kondisi ini juga tidak baik untuk ikan-ikan yang sobat lovedfish pelihara. Mereka dapat dengan mudah terserang penyakit akibat dari kondisi air yang tidak baik.

Perilaku Sosial

Ikan Amandae (Ember Tetra) merupakan ikan yang damai dan ramah, mereka hampir bisa berkumpul dengan ikan lainnya yang bukan predator. Jika sobat lovedfish ingin memelihara mereka setidaknya tempatkan dalam satu akuarium setidaknya 8 ekor atau lebih untuk menjaga mereka merasa nyaman di akuarium dan dapat mengurangi stres secara signifikan daripada memelihara mereka dalam jumlah sedikit.


Sobat lovedfish akan melihat Amandae kompak berenang di bagian tengah akuarium. Ini membuiat mereka mudah terlihat di dalam akuarium meskipun dalam berkelompok, mereka berenang tidak beraturan.

Ketika di akuarium Amandae di campur dengan jenis tetra lain, mereka dengan senang hati akan bermain dan saling berinteraksi. Namun jangan di campur dengan ikan yang memiliki ekor panjang sejenis sword fish, Angel fish atau ikan lain yang memiliki ekor panjang, meskipun tidak di gigit sampai merusak sirip ikan. Biasanya mereka akan mengejar dan mengganggu ikan-ikan bersirip panjang.


Pygmy Cory atau Corydoras kecil lainnya yang hidup di dasar akuarium cocok untuk di jadikan teman tangki bagi Amandae. Ikan-ikan damai lainnya dari keluarga Characidae juga cocok di jadikan teman. Ikan-ikan lain seperti Kapak air tawar (Hatchetfish),  Dwarf Cichlids, Neon Tetra, Cardinal Tetra, Rasbora juga dapat di jadikan satu dengan mereka.

Ikan berukuran besar sebenarnya juga aman di campur dengan Amandae selama mereka bukan ikan predator. Intinya untuk di jadikan teman tangki ikan Amandae adalah bukan ikan predator dan tidak memiliki sirip panjang.

Udang Cherry atau siput kebanyakan tidak masalah untuk di jadikan satu tangki dengan Amandae. Yang penting pada saat memelihara undang maupun siput pastikan tanaman sobat lovedfish aman dari serangan mereka.

Referensi Artikel :

https://www.aquariumsource.com/ember-tetra/
https://www.fishkeepingworld.com/ember-tetra/
https://www.everythingfishkeeping.com/ember-tetra/

6 Juli 2022

Aquascape

Ikan Favorit Untuk Aquascape

1. Iriatherina Werneri

Iriatherina werneri atau Featherfin rainbowfish adalah ikan asli Papua, selain di pulau papua ikan ini di temukan juga di Pulau Australia. Di habitat asalnya mereka biasa hidup di rawa-rawa. Salah satu ciri ikan ini adalah sirip di bagian bawah yang panjang. Ukuran ikan yang kecil tidak sampai 10cm sangat cocok untuk menghias akuarium sobat lovedfish.

Ikan ini juga aman dan cocok untuk aquascape karena Iriatherina werneri pada dasarnya tidak makan tanaman. Namun yang perlu di perhatikan, mereka suka memakan anakan udang, jadi jika sobat lovedfish memelihara mereka dengan udang red cherry atau sejenisnya perlu di berikan tempat untuk sembunyi udang yang tidak dapat di jangkau Iriatherina Werneri.

Lebih lanjut tentang ikan Iriatherina Werneri dapat sobat lovedfish simak di artikel ini.

2. Ikan Manfish atau Angel Fish

Banyak yang bilang ini ikan layan-layang, mirip sih. Ikan berbentuk persegi ini memiliki corak hitam dan putih, ikan yang berasal dari Amazon ini juga salah satu ikan yang aman dan cocok untuk aquascape. Gerakannya yang lambat dan anggun menambah cantik akuarium sobat lovedfish.

Untuk mengenal lebih jauh dan cara merawat ikan angel fish bisa di simak di artikel ini.

3. Ikan Neon Tetra

Ikan favorit untuk aquascape selanjutnya adalah neon tetra, ikan yang menyala di kegelapan ini cocok untuk jungle scape. Perpaduan warna silver merah dan biru membuat akuarium seakan menyala. Sahabat dari neon tetra adalah cardinal tetra yang memiliki perpaduan yang sama dengan neon hanya panjang warna biru di tubuh yang membedakan diantara keduanya.

Artikel tentang neon tetra :

4. Ikan Zebra Danio.

Sesuai namanya ikan ini memiliki ciri khas di warnanya dan garis-garis di tubuhnya yang mirip kuda zebra. memiliki ukuran tubuh antara 3-5 cm dengan perpaduan warna biru kehitaman dan jingga kekuningan.

Namun seiring perkembangan dan mutasi genetik sekarang banyak ikan zebra yang memiliki warna-warna yang beragam mulai hijau, kuning, merah.

Ukuran tubuh ikan zebra sekitar 3–5 sentimeter dengan kulit belang berwarna biru kehitaman dan jingga kekuningan

5. Ikan Guppy

Ikan favorit untuk aquascape selanjutnya adalah ikan guppy. Ikan kecil warna-warni ini sangat cocok menemani akuarium sobat. Banyak sekali jenis guppy yang bisa sobat koleksi. Selain jenisnya dan warna  ikan yang beragam, salah satu yang menjadi favorit memelihara ikan ini karena mereka mudah beranak pinak.Cukup campurkan guppy jantan dan betina maka mereka akan berkembang biak sendiri. Jangan lupa sediakan tempat untuk sembunyi karena guppy merupakan ikan kanibal sang indukan bisa memakan anak-anaknya sendiri.  

6. Ikan Corydoras

Salah satu ikan bersih-bersih dengan ukuran kecil yaitu corydoras. Mereka aktif membersihkan alga dan lumut, sehingga cocok untuk aquascape. Ukuran yang yang memiliki panjang maksimal sekitar 7,5 cm dan memiliki berbagai corak menurut wikipedia mereka memiliki lebih dari 160 spesies.

Corydoras sebenarnya masuk dalam keluarga catfish atau lele, makanan mereka seperti jentik nyamuk, cacing darah atau sejenisnya. Namun ketika di akuarium mereka rajin mencari makanan dengan mulutnya di dasar akuarium. Mereka juga cukup efektif membasmi telur siput yang menjadi parasit bagi tanaman.

7. Ikan Platy

Ikan platy merupakan ikan air tawar dalam genus Xiphophorus. Keindahan ikan ini ada pada corak warnanya yang cerah serta sebagian ada yang memiliki sirip ekor bagian bawah yang panjang dan runcing di bagian ujung, sehingga ada beberapa penggemar ikan hias yang menganggap ini merupakan ikan "pedang".

Mereka sering dipelihara sebagai ikan hias dan sangat cocok untuk di jadikan salah satu pelengkap akuarium aquascape sobat lovedfish. Ikan Platy berasal dari pantai timur Amerika Tengah dan Meksiko selatan dan memiliki kemiripan dengan ikan jenis molly.

8. Ikan Serve

Ikan favorit untuk aquascape selanjutnya adalah ikan serve, ikan dari amerika selatan ini senang hidup berkelompok dan suka berenang di bagian tengah akuarium sehingga sobat lovedfish dapat dengan mudah memandang mereka.

Keindahan ikan yang memiliki warna merah tua menyala ini selain warnanya juga tubuh yang ramping. Bintik hitam di belakang insang seperti tanda koma atas, sirip punggung berwarna hitam dengan ujung putih dan sirip ekor transparan.

9. Ikan Sumatra

Ikan Sumatra senang bermain di antara tumbuhan dan akan lebih tenang jika di pelihara di akuarium dengan beberapa tanaman. Jika ini menambahkan ikan sumatra ke dalam aquascape sobat lovedfish setidaknya menambahkan mereka minimal 5 ekor. Selain karena mereka suka hidup berkoloni, ikan sumatra dalam jumlah banyak akan mengurangi sifat agresif mereka terhadap ikan lainnya.

Sumatra dewasa hanya memiliki ukuran panjang sekitar 7cm jadi cocok untuk di pelihara di akuarium aquascape yang biasanya tidak meiliki ukuran yang besar, meskipun untuk merawat mereka yang suka dan aktif bergerak ini setidaknya di butuhkan tank ukuran minimal panjang 80cm dengan lebar 30cm. 

10. Ikan Ramirezi

Ikan kecil berwarna warni dengan bintik-bintik biru di sekujur tubuhnya yang menarik ini berasal dari lembah sungai Orinoco, Amereki Selatan. Mesikipun memiliki nama German Blue Ram namun ikan ini jauh dari negara Jerman dan tidak ada hubungannya dengan negara itu.

Memiliki panjang tubuh hanya sekitar 7-8cm sangat cocok untuk aquascape dengan warna tubuhnya yang indah melengkapi akuarium sobat lovedfish jika di rawat dengan ikan serve, sumatra dan beberapa jenis ikan tetra lainnya.

11. Ikan Algae Eater.


Bisa jadi kewajiban untuk menempatkan ikan algae eater untuk mengurangi pertumbuhan alga. Sesuai namanya alae eater atau ikan pemakan alga. Beberapa jenis algae eater di antaranya pleco atau ikan sapu-sapu, CAE atau Chinese Algae Eater, SAE atau Simase Algae Eater sedangkan dari keluarga catfish ada ikan Otocinclus Catfish dan Twig Catfish.

Selain dari jenis ikan, untuk merawat aquascape sobat lovedfish juga bisa menggunakan udang cherry atau amano dan beberapa jenis siput yang juga aktif dalam memakan algae.

Sebenarnya masih banyak lagi jenis ikan yang cocok untuk menemani akuarium aquascape sobat lovedfish seperti ikan Discus, Amandae, Ikan Ambasis, Black Panthom Tetra.